24 December 2008

Doa Awal dan Akhir Tahun Hijriah

Assalamu'alaikum wr.wb

Ga terasa sebentar lagi sampai di penghujung tahun 1429 H. Tinggal beberapa hari lagi kita memasuki tahun baru Islam. Menurut kalender Indonesia yang ada di dinding ini (WNI yang baik kan?!...halaah) 1 Muharram 1430 tuh jatuh pada tanggal 29 Desember 2008.
Hmm..telah banyak waktu yang terlewati dengan segala macam kisah dan perbuatan kita.
Semoga seluruh amal ibadah kita di tahun 1429 H ini diterima Allah Swt, dan semoga semua dosa kita diampuni Allah Swt. Semoga di tahun depan kita dapat memperbaiki diri dan amal ibadah kita, dan semoga kita bisa menjadi hambaNya yang lebih baik lagi...Amiiin Ya Robbal Alamin.



Berikut ini adalah Doa Akhir Tahun Hijriah. Doa ini hendaknya dibaca sebelum maghrib.


Bismillaahirrahmaanirraahiim.

Wa shollalloohu'alaa sayyididinaa muhammaadin wa'alaa aalihi wa shohbihii wa sallam, Alloohumma maa'amiltu fii hadzihis sanati mimmaa nahaitanii'anhu falam atub minhu wa lam tardhohu wa lam tansahu wa hamiltu 'alayya ba'da qudrotika 'uquubati wa da'autanii ilattaubati minhu ba'da jiroo-atii 'alaa ma'shiyatika fa-innii astaghfiruka faghfirlii bifadhlika wa aa'amiltuhu fiiha mimma tardhoohu wa wa'adtanii 'alaihits tsawaba wa as-aluka. Alloohumma yaa kariimu yaadzal jalaali wal ikroomi antaqobbalahu minnii walaa taqtho' rojaa-i minka yaa kiriimu wa shollalloohu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihi wa shohbihii wa sallam.

Amin yaa rabbal 'alamin

Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami nabi Muhammad SAW,beserta para keluarga dan sahabatnya.
Ya Allah, segala yang telah ku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang kami belum bertaubat,padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar (dengan kasih sayang-Mu), yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untuk saya, dan Engkau telah mengajak saya untuk bertaubat sesudah melakukan maksiat. Karena itu ya Allah, saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu. Segala apa yang telah saya kerjakan, selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, saya mohon kepada-Mu, wahai Dzat YangMaha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan,semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang MahaPemurah. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad,keluarga dan sahabatnya.

Amin yaa rabbal 'alamin


Dan selanjutanya, berikut ini adalah Doa Awal Tahun Hijriah. Do'a awal tahun ini hendaknya di baca setiap tanggal 1 Muharram pada petang hari sehabis shalat magrib.

Bismillaahirohmaanirrohiim.
wa shollalloohu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihi wa shohbihii wa sallam,
Allohumma antal abadiyyul qodiimul awwalu wa 'alaa fadhlikal 'adliimi wujuudikal mu'awwali wahaadza'aamunjadiidun qod aqbala nas-alukal 'ishmata fiihi minasysyaithooni wa auli yaa-ihi wa junuudihi wal 'auni 'alaa haadzihil ammaaroti bissuu-i wal istighooli bimaa yuqorribunii ilaika zulfa yaa dzal jallali wal ikroom. wa shollalloohu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihi wa shohbihii wa sallam.

Amin yaa rabbal 'alamin

Artinya:

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami
Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya.
Ya Allah Engkaulah Yang Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan hanya kepada anugerah-Mu
yang Agung dan Kedermawanan-Mu tempat bergantung. Dan ini tahun baru benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungandalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya. Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan,agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungankami Nabi Muhammad SAW,beserta para keluarganya dan sahabatnya.

Amin yaa rabbal 'alamin

Semoga doa-doa tersebut bermanfaat ya....Insya Allah :), dan Mohon Maaf jika ada kesalahan ya.

Oia, melalui blog ini juga (yaa, walaupun kecepatan)....Ulfa pengen ngucapin..
Selamat Tahun Baru 1430 Hijriah.
Semoga kita bisa menjadi hamba Allah yang lebih baik lagi ya...Amiin.

Keep istiqomah ya .. ^_^

Wassalamu'alaikum wr.wb


22 November 2008

Sudah benarkah diet kita??

Berat badan??…pheeww…kadang hal itu sering jadi perhatian besar bagi banyak orang, baik itu cowo atau cewe (mostly). Berat badan yang angkanya nambah lumayan banyak dari berat ideal kadang memberikan dampak bagi orang tsb. Perut yang udah mulai ga enak diliat dari segala sudut dan sisi, serta lipatan2 lemak yang nimbun di beberapa anggota tubuh. Pakaianpun udah mulai menjerit klo dipake, seakan2 ia teraniaya (halah segitunya). Ada orang yang menikmati aja “perkembangan” dirinya itu. Tapi ada juga (banyak malah) yang minder kuadarat gara2 itu. Dan akhirnya daily shcedule nambah dgn kegiatan2 perdietan, dan pastinya surplus life cost pun terjadi. Dari beli jamu/pil kurus, susu yang bikin loose your weight, cream2 anti selulit, obat2 diet, sedot lemak atau ikut treatment2 laen yang bisa ngilangin lemak, serta menambah schedule olahraga juga. Yaa syukur2 beneran rutin olahraganya, kadang banyak dari kita cuma dijadwalin doang, tapi ujung2nya jadi schedule “we’ll see” hehe..

Banyak orang yang berhasil dengan dietnya, banyak juga yang gak berhasil2, dan ada juga yang belum berhasil (khusus utk orang yang masih sabar nunggu). Banyak orang rela mencoba berbagai macam metode diet dengan harapan bisa mendapatkan bentuk tubuh yang langsing ideal. Masalahnya, ga semua metode penurunan berat badan yang ditawarkan aman. Bukannya sehat, tubuh justru kekurangan gizi, bahkan bisa2 ginjal menjadi rusak. walaah…malah jadi nambah masalah baru.

Menurut the American Academy of Family Physicians (perhimpunan dokter keluarga di AS), sebaiknya masyarakat menghindari metode diet dengan ciri sebagai berikut:

  1. Menjanjikan penurunan badan dengan cepat, misalnya hilang 3-4 kilogram setiap minggu.
  2. Menjanjikan berat badan berkurang meski tanpa mengurangi makanan berlemak.
  3. Metode diet yang memakai foto "sebelum dan sesudahh" yang memperlihatkan penurunan badan secara dariamatis.
  4. Metode diet yang mencantumkan testimoni dari orang yang sudah mencoba atau orang yang mengaku sebagai "ahli".
  5. Diet yang hanya membatasi pada makanan tertentu, bukannya mendorong untuk melakukan pola makan seimbang yang sehat.
  6. Menganjurkan Anda mengeluarkan banyak uang untuk membeli pil suplemen, seminar atau membeli makanan siap santap dari perusahaan tertentu.
  7. Metode yang mengklaim mampu menyembuhkan atau memperingan berbagai jenis penyakit.


Bagi yang menyukai bentuk tubuh ideal, tentunya harus menjaga pola hidup yang sehat dan seimbang. Namun, hal itu tidaklah mudah untuk diterapkan. Berikut ini ada beberapa kesalahan umum yang sering dihadapi saat berdiet dan tips mengatasinya.

Tidak sarapan
Diet dengan menghindari sarapan pagi akan berdampak buruk bagi kesehatan. Kamu akan merasa lapar saat bekerja dan cenderung untuk mengonsumsi makanan yang tidak sehat bagi tubuh. Bawalah selalu makanan dalam perjalanan, seperti buah, yoghurt atau sereal bebas lemak.


Makanan kegemaran keluarga
Keluarga kita pasti memiliki makanan favorit dan hal tersebut sangat sulit dihindari dalam menu keluarga. Masalahnya hampir semua masakan favorit keluarga adalah makanan yang tinggi lemak dan kalori. Jadi, makanlah menu favorit itu dalam porsi kecil saja dan perbanyak porsi salad atau sayur dalam menu kita. Cobalah untuk mengganti menu favorit keluarga dengan jenis makanan yang rendah lemak.


Social over-eating
Umumnya orang cenderung makan sampai sekitar empat kali sehari saat bepergian. Itu sebabnya, kita membutuhkan beberapa strategi makan ketika sedang bepergian. Carilah menu yang menyajikan masakan rendah kalori, seperti masakan yang dipanggang atau dibakar dan sebaiknya kita bisa selalu mengontrol kalori dalam makanan yang dikonsumsi.


Berharap terlalu banyak
Terlalu berharap berat badan turun dalam waktu singkat adalah kesalahan terbesar yang dihadapi oleh pelaku diet. Jika kamu memang ingin mengurangi berat badan, cobalah untuk menguranginya ga lebih dari setengah pon sampai dua pon seminggu. Banyak orang mengharapkan penurunan berat badan lebih besar lagi dan cenderung mulai menyerah jika harapannya ga segera tercapai. Berpedoman pada ungkapan “pelan tapi pasti” itu lebih tepat.



Menurut oranganisasi kesehatan dunia (WHO), penurunan berat badan yang benar adalah yang dilakukan secara jangka panjang, melakukan perubahan pola makan menjadi lebih sehat, serta mau beraktivitas fisik. Operasi penurunan berat badan hanya dianjurkan pada mereka yang sangat obesitas dan telah gagal dengan cara-cara yang dianjurkan tersebut.

Wassalamu'alaikum wr.wb


(main source: infosehat.com)

20 November 2008

Belum dapat jodoh? atau Kita yang belum dewasa??

Beberapa minggu belakangan ini temen2ku (para ladies) pada sibuk ngomongin dan mikirin jodoh. Mereka bingung kenapa belum dapat jodoh juga (secara umur juga udah melewati 25...oops..udah masuk warning time!! hihi). Keluarga juga pada sibuk mendesak anak2nya yg cantik2 itu untuk segera menikah (including my family also :D ). Mereka bukannya gak mau menikah, mau banget malah, tapi masalahnya mereka belum mendapatkan "the one" nya. Dan ada juga yang udah punya Caleg (alias Calon legal), tapi sang pria tsb belum juga kunjung melamar. Para gentleman nya ada yang punya byk alasan knp belum melamar, mulai dari alasan serius sampe alasan yang ga masuk akal, tapi ada juga yang masih blm punya (atau buat) alasan knp belum melamar ladies nya itu (lho??).


Jodoh adalah problema serius, terutama bagi para muslimah. Kemana pun mereka melangkah, pertanyaan-pertanyaan "kreatif" tiada henti membayangi. Kapan aku menikah? Aku rindu seorang pendamping, namun siapa? Aku iri melihat wanita muda menggendong bayi, kapan giliranku dipanggil ibu? Aku jadi ragu, benarkah aku punya jodoh? Atau jangan-jangan Tuhan berlaku tidak adil? Jodoh serasa ringan diucap, tapi rumit dalam realita.

Kebanyakan orang ketika berbicara soal jodoh selalu bertolak dari sebuah gambaran ideal tentang kehidupan rumah tangga. Otomatis dia lalu berpikir serius tentang kriteria calon idaman. Nah, di sinilah segala sedu-sedan pembicaraan soal jodoh itu berawal.

Pada mulanya, kriteria calon hanya menjadi 'bagian masalah', namun kemudian justru menjadi inti permasalahan itu sendiri. Di sini orang berlomba mengajukan "standardisasi" calon: wajah rupawan, berpendidikan tinggi, wawasan luas, orang tua kaya, profesi mapan, latar belakang keluarga harmonis, dan tentu saja kualitas keshalihan. Ketika ditanya, haruskah seideal itu? Jawabnya ringan, "Apa salahnya? Ikhtiar tidak apa, kan?" Memang, ada juga jawaban lain, "Saya tidak pernah menuntut. Yang penting bagi saya calon yang shalih saja." Sayangnya, jawaban itu diucapkan ketika gurat-gurat keriput mulai menghiasi wajah. Dulu ketika masih fresh, sekadar senyum pun mahal. Tidak ada satu pun dalih, bahwa peluang jodoh lebih cepat didapatkan oleh mereka yang memiliki sifat superior (serba unggul).

Memperhitungkan kriteria calon memang sesuai sunnah, namun kriteria tidak pernah menjadi penentu sulit atau mudahnya orang menikah. Pengalaman riil di lapangan kerap kali menjungkirbalikkan prasangka-prasangka kita selama ini. Jodoh, jika direnungkan, sebenarnya lebih bergantung pada kedewasaan kita. Banyak orang merintih pilu, menghiba dalam doa, memohon kemurahan Allah, sekaligus menuntut keadilan-Nya.

Namun prestasi terbaik mereka hanya sebatas menuntut, tidak tampak bukti kesungguhan untuk menjemput kehidupan rumah tangga. Mereka bayangkan kehidupan rumah tangga itu indah, bahkan lebih indah dari film-film picisan ala bintang India, Sahrukh Khan. Mereka tidak memandang bahwa kehidupan keluarga adalah arena perjuangan, penuh liku dan ujian, dibutuhkan napas kesabaran panjang, kadang kegetiran mampir susul-menyusul. Mereka hanya siap menjadi raja atau ratu, tidak pernah menyiapkan diri untuk berletih-letih membina keluarga.

Kehidupan keluarga tidak berbeda dengan kehidupan individu, hanya dalam soal ujian dan beban jauh lebih berat. Jika seseorang masih single, lalu dibuai penyakit malas dan manja, kehidupan keluarga macam apa yang dia impikan? Pendidikan, lingkungan, dan media membesarkan generasi muda kita menjadi manusia-manusia yang rapuh. Mereka sangat pakar dalam memahami sebuah gambar kehidupan yang ideal, namun lemah nyali ketika didesak untuk meraih keidealan itu dengan pengorbanan. Jika harus ideal, mereka menuntut orang lain yang menyediakannya. Adapun mereka cukup ongkang-ongkang kaki.

Kesulitan itu pada akhirnya kita ciptakan sendiri, bukan dari siapa pun. Bagaimana mungkin Allah akan memberi nikmat jodoh, jika kita tidak pernah siap untuk itu? "Tidaklah Allah membebani seseorang melainkan sekadar sesuai kesanggupannya." (QS Al Baqarah, 286).

Di balik fenomena "telat nikah" sebenarnya ada bukti-bukti kasih sayang Allah SWT. Ketika sifat kedewasaan telah menjadi jiwa, jodoh itu akan datang tanpa harus dirintihkan. Kala itu hati seseorang telah bulat utuh, siap menerima realita kehidupan rumah tangga, manis atau getirnya, dengan lapang dada.

Jangan pernah lagi bertanya, " Mana jodohku?.."


Namun bertanyalah, ".. Sudah dewasakah aku?.."



(main source: komunitasmuslim.com)

15 November 2008

Memilih Calon Suami.. ^_^


Assalamu'alaikum wr.wb


Bulan lalu di blog ini ada diposting artikel yang ngbahas Betapa Indahnya Berumah tangga. Mungkin memang indah ya kalau kita sudah menggenapkan setengah dien tersebut. Temenku yang memang sudah memasuki dunia pernikahan itu, pernah ngomong kalo...indahnya tu bakal lebih terasa lagi kalau sudah dihadapkan dengan suatu masalah di rumah tangga, dan kita (bersama pasangan) bisa perlahan-lahan melewati dan menyelesaikan dengan baik dan tenang, tanpa harus terjadi perpisahan. Itu bisa membuat hubungan tambah erat lagi dan membuat kita menjadi lebih mengenal lagi tentang kita dan pasangan kita tersebut. Yang harus kita lakukan adalah tetap sabar dan tawakal dalam menghadapi masalah tersebut secara bersama-sama.


Yup, mgkn itu bakal kita rasakan saat sudah menikah nanti. Tapi bagi yang masih belum menikah, yang menjadi pikiran para wanita adalah bagaimana nantinya lelaki yang akan menjadi pilihan hidup ini. Takut juga siih kalau sampai salah memilih.


Hidup berumah tangga tidak hanya untuk satu atau dua tahun saja, akan tetapi diniatkan untuk selama-lamanya sampai akhir hayat kita. Muslim atau Muslimah dalam memilih calon istri atau suami tidaklah mudah tetapi membutuhkan waktu. Karena kriteria memilih harus sesuai dengan syariat Islam. Orang yang hendak menikah, hendaklah memilih pendamping hidupnya dengan cermat, hal ini dikarenakan apabila seorang Muslim atau Muslimah sudah menjatuhkan pilihan kepada pasangannya yang berarti akan menjadi bagian dalam hidupnya.
Wanita yang akan menjadi istri atau ratu dalam rumah tangga dan menjadi ibu atau pendidik bagi anak-anaknya demikian pula pria menjadi suami atau pemimpin rumah tangganya dan bertanggung jawab dalam menghidupi (memberi nafkah) bagi anak istrinya.
Lalu bagaimanakah kriteria yang disyariatkan oleh Islam dalam memilih calon suami untuk menjadi pendamping hidup kita (para wanita) selama-lamanya?

- Islam

Ini adalah kriteria yang sangat penting bagi seorang Muslimah dalam memilih calon suami sebab dengan Islamlah satu-satunya jalan yang menjadikan kita selamat dunia dan akhirat kelak.
Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
“ … dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita Mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang Mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke Surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” (QS. Al Baqarah : 221)

-Berilmu dan Baik Akhlaknya

Masa depan kehidupan suami-istri erat kaitannya dengan memilih suami, maka Islam memberi anjuran agar memilih akhlak yang baik, shalih, dan taat beragama.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :
“Apabila kamu sekalian didatangi oleh seseorang yang Dien dan akhlaknya kamu ridhai maka kawinkanlah ia. Jika kamu sekalian tidak melaksanakannya maka akan terjadi fitnah di muka bumi ini dan tersebarlah kerusakan.” (HR. At Tirmidzi)

Islam memiliki pertimbangan dan ukuran tersendiri dengan meletakkannya pada dasar takwa dan akhlak serta tidak menjadikan kemiskinan sebagai celaan dan tidak menjadikan kekayaan sebagai pujian. Sebagaimana firman Allah Ta’ala :
“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu dan orang-orang yang layak (nikah) dan hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nur : 32)


Laki-laki yang memilki keistimewaan adalah laki-laki yang mempunyai ketakwaan dan keshalihan akhlak. Dia mengetahui hukum-hukum Allah tentang bagaimana memperlakukan istri, berbuat baik kepadanya, dan menjaga kehormatan dirinya serta agamanya, sehingga dengan demikian ia akan dapat menjalankan kewajibannya secara sempurna di dalam membina keluarga dan menjalankan kewajiban-kewajibannya sebagai suami, mendidik anak-anak, menegakkan kemuliaan, dan menjamin kebutuhan-kebutuhan rumah tangga dengan tenaga dan nafkah.

Jika dia merasa ada kekurangan pada diri si istri yang dia tidak sukai, maka dia segera mengingat sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yaitu :

Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu berkata, bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam : “Jangan membenci seorang Mukmin (laki-laki) pada Mukminat (perempuan) jika ia tidak suka suatu kelakuannya pasti ada juga kelakuan lainnya yang ia sukai.” (HR. Muslim)


Sehubungan dengan memilih calon suami untuk anak perempuan berdasarkan ketakwaannya, Al Hasan bin Ali rahimahullah pernah berkata pada seorang laki-laki :
“Kawinkanlah puterimu dengan laki-laki yang bertakwa sebab jika laki-laki itu mencintainya maka dia akan memuliakannya, dan jika tidak menyukainya maka dia tidak akan mendzaliminya.”


Untuk dapat mengetahui agama dan akhlak calon suami, salah satunya mengamati kehidupan si calon suami sehari-hari dengan cara bertanya kepada orang-orang dekatnya, misalnya tetangga, sahabat, atau saudara dekatnya.


Demikianlah ajaran Islam dalam memilih calon pasangan hidup. Betapa sempurnanya Islam dalam menuntun umat disetiap langkah amalannya dengan tuntunan yang baik agar selamat dalam kehidupan dunia dan akhiratnya. Wallahu A’lam Bis Shawab.


Wassalamu'alaikum wr.wb

08 November 2008

Pembagian Manusia di Akhirat

Di dalam Al Quran Allah swt. telah berfirman:

“Setiap yang ada di atas muka bumi ini akan binasa dan yang kekal hanyalah Zat Tuhan yang Maha Mulia dan Maha Besar.” (QS. Ar Rahman: 27)

“Setiap yang bernyawa akan menemui kematian.” (QS. Al Anbiya: 35)

“Sesungguhnya mati yang kamu ingin lari darinya itu ia akan menemui kamu.” (QS. Al Jumu’ah:8)

Demikianlah ketiga ayat di atas memberi pengertian kepada kita bahwa dunia ini dan juga kita akan mengalami kiamat. Sebelum dunia ini mengalami “kiamat kubra” (kiamat besar) maka secara berangsur-angsur dunia ini dikiamatkan secara kecil-kecilan, contohnya pohon yang tumbang karena badai, bangunan yang runtuh karena gempa bumi atau makhluk-makhluk Allah swt.. yang binasa dan musnah karena bencana alam.

Begitu juga manusia setiap hari ada yang menemui kematiannya. Adakalanya kematiannya disebabkan oleh sakit, tertabrak kendaraan, bunuh diri, peperangan dan berbagai bentuk lagi atau cara manusia menemui kematiannya.

Sudah menjadi “Sunatullah” bahwa Allah swt hendak menjadikan sesuatu itu dengan sebab-sebab yang tertentu. Dan matinya manusia dengan berbagai cara itu diibaratkan sebagai kiamat secara kecil-kecilan untuk sementara menunggu kiamat besar.

Allah swt telah mentakdirkan bahwa dunia iniq adalah negara sementara waktu yang tidak kekal bagi manusia. Manusia yang dilantik oleh Allah swt di dunia ini adalah sebagai khalifah atau duta-Nya. Sementara itu, kehidupan manusia di dunia adalah sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan oleh Allah swt.

Begitu juga Allah swt telah menetapkan bahwa di samping dunia yang hanya untuk sementara waktu, ada Akhirat sebagai tempat yang kekal abadi. Manusia tidak menjadi warga negara dunia yang tetap, melainkan sebagai duta Allah swt. sebelum mengalami kehidupan Akhirat yang kekal abadi atau lebih tepat lagi bahwa manusia ini adalah warga negara Akhirat, sebab manusia akhirnya akan menuju juga ke Akhirat.

Siapapun juga orangnya, ia pasti akan menuju ke Akhirat. Yang suka akan sampai ke Akhirat, yang tidak suka pun pasti sampai juga ke Akhirat. Orang yang ingat kepada Akhirat akan pergi ke Akhirat, orang yang tidak ingat pun pasti akan pergi juga ke Akhirat.

Semua manusia akan menghadapi kehidupan di Akhirat, mau tidak mau. Oleh karena itu sewaktu kita diamanahkan sebagai duta atau wakil Allah swt. di atas muka bumi ini hendaklah kita mengatur diri kita, rumah tangga kita, ekonomi, pendidikan, politik, negara dan seterusnya alam sejagat, hingga sesuai dengan peraturan yang datang dari Allah swt.. Atau lebih tepat lagi hendaklah semua aspek berdasarkan kepada Al Quran dan sunnah Rasulullah SAW. Hal yang fardhu atau sunat hendaklah sungguh-sungguh ditegakkan. Begitu juga dengan hal yang haram dan makruh hendaklah kita jauhi sungguh-sungguh. Dan dari hal yang mubah hendaklah dijadikan sebagai amal bakti (ibadah) kita kepada Allah swt.

Apabila kita telah berhasil mengatur diri kita, rumah tangga kita, masyarakat kita dan seterusnya permasalahan alam sejagat dengan segala peraturan yang datang dari Allah swt., maka itulah yang dikatakan sebagai amal bakti atau amal sholeh.

Hal inilah yang hendak kita bawa dan kita persembahkan di hadapan Allah swt di Akhirat nanti. Inilah yang dikatakan pengabdian diri kepada Allah swt. Sebuah konsep ibadah di dalam ajaran Islam adalah luas. Dan hendaklah kita ingat bahwa persoalan rukun iman yang lima itu adalah merupakan ibadah yang asas dan yang menjadi tapak dalam ajaran Islam.

Apabila setiap amal bakti kita, usaha dan ikhtiar kita baik kecil ataupun besar dan juga setiap perjuangan dan jihad kita sesuai dengan Al Quran dan Sunnah, maka itulah yang dikatakan sebagai amal taqwa. Amalan taqwa itulah yang merupakan bekal kita yang paling baik lagi teguh untuk menjalani kehidupan di Akhirat nanti, Ini bertepatan sekali dengan Firman Allah swt. yang artinya:

“Berbekallah, sebaik-baik bekal (untuk dibawa ke Akhirat) ialah taqwa.” (Al Baqarah: 197).

Amal taqwalah yang akan menyelamatkan kita dari Neraka dan sebab untuk kita masuk ke dalam Surga Allah swt. Oleh sebab itu hendaklah kita senantiasa membawa bekal sewaktu kita menjadi duta dan wakil Allah swt. di dunia ini. Apa saja pekerjaan dan perbuatan kita hendaklah dijadikan sebagai ibadah yang merupakan amalah taqwa.

Ketika dunia hendak dikiamatkan oleh Allah swt., maka di kala itu tidak terdapat seorang pun orang Mukmin, bahkan tidak ada seorang pun yang menyebut perkataan ‘ALLAH’. Mereka inilah yang akan di’kiamat-kubra’kan oleh Allah swt. nanti. Mereka akan terkejut menghadapi peristiwa kiamat yang begitu hebat sekali. Di waktu itulah “sangkakala” yang pertama ditiup.

Maka di kala itu musnah, punah, dan huru-haralah bumi dan seluruh alam sejagat.

Ditiupnya sangkakala yang kedua menghidupkan seluruh makhluk yang bangkit dari kubur dalam keadaan tanpa berpakaian. Di samping itu manusia juga dihidupkan sesuai dengan tabiat atau perilaku mereka masing-masing sewaktu di dunia. Artinya bentuk dan rupa mereka mengikuti seperti apa bentuk kehidupan yang mereka jalani sewaktu di dunia ini.

Seandainya sewaktu hidupnya di dunia suka menipu, berdusta, pembelit seperti ular, maka ia akan dirupakan Allah swt. seperti ular. Jika tabiatnya sewaktu hidup seperti serigala, maka ia akan dibangkitkan seperti serigala. Jika hidupnya sewaktu di dunia seperti babi, maka ia akan dirupakan seperti babi juga. Begitu juga sekiranya hidup di dunia berperangai seperti anjing, maka ia akan dirupakan seperti anjing.

Setelah itu seluruh makhluk akan dihalau ke suatu padang yang dinamakan “Padang Mahsyar”. Yaitu suatu padang tempat berhimpunnya seluruh makhluk Allah swt. terutamanya manusia, yang dimulai dari Nabi Adam a.s hingga akhir manusia yang belum kita ketahui siapa adanya. Di Padang Mahsyar inilah berkumpulnya seluruh makhluk dan ini merupakan suatu perhimpunan raksasa yang belum pernah ada sebelumnya.

Karena begitu banyaknya makhluk yang berkumpul, menyebabkan keadaan saat itu amat berdesak-desakkan bahkan untuk duduk pun tidak bisa. Seperti tumpukan korek api yang penuh berada di dalam kotaknya. Ini disebabkan karena terlalu ketat dan padatnya manusia saat itu. Sementara matahari berada hanya sejengkal di atas kepala manusia. Maka sudah tentu suasana ini menimbulkan kesusahan dan kesengsaraan kepada manusia dan seluruh makhluk Allah swt.

Walaupun manusia seluruhnya di waktu itu dalam keadaan tanpa berpakaian, namun masing-masing tidak mempedulikan diri orang lain. Ini disebabkan oleh huru-hara dan kesulitan yang menimpa manusia. Manusia di kala itu hanya memikirkan diri mereka masing-masing karena amat bimbang dan takut menghadapi hari Akhirat.

Kemudian manusia yang begitu banyak itu dibariskan oleh Allah swt. sebanyak 120 barisan. Mungkin timbul di dalam pikiran kita, di antara 120 barisan itu berapa banyakkah yang matinya membawa iman? Sebab di dalam Al Quran Allah swt. menjelaskan:

“Sedikit sekali hamba-Ku yang bersyukur” (QS. Saba’: 3)

Sebenarnya, hanya tiga barisan saja di antara sekian banyaknya manusia yang matinya membawa iman. Inilah di antara mereka yang dianggap sebagai orang yang beriman. Sementara 117 barisan yang lain itu adalah terdiri dari orang-orang kafir dan mereka kekal di dalam neraka.

Jelaslah bahwa hanya tiga barisan saja yang membawa iman, sementara yang lainnya itu matinya dalam keadaan kafir dan menyekutukan Allah swt.

Oleh karena iman manusia di antara satu sama lain tidak sama, maka Allah swt. membagi tiga barisan ini kepada empat barisan pula atau kita katakan bahwa mereka yang mati membawa iman itu dibagi dalam empat golongan:

Golongan ‘bi ghairi hisab’ (golongan yang tidak dikenakan hisab)
Golongan ‘Ashabul yamin’ (golongan yang menerima suratan di tangan kanan)
Golongan ‘Ashabus syimal’ (golongan yang menerima suratan di tangan kiri)
Golongan ‘Ashabul A’raf’ (golongan yang berada di antara Surga dan Neraka)

Adapun golongan ‘bi ghairi hisab’ adalah terdiri dari para nabi dan rasul dan para aulia Allah (kekasih Allah). Para aulia Allah adalah mereka yang memang bersungguh-sungguh menjaga setiap perintah dan larangan dari Allah. Mereka begitu menjaga hal yang wajib dan sunat dan sungguh meninggalkan hal yang haram bahkan hal yang makruh pun mereka tinggalkan.
Para aulia Allah adalah mereka yang paling sabar dan senantiasa redha terhadap apa saja yang menimpa mereka. Hati mereka senantiasa baik sangka kepada Allah atas apa saja musibah yang menimpa mereka.

Selain dari itu, mereka yang termasuk dalam golongan ‘bi ghairi hisab’ ini adalah para syuhada (orang yang mati syahid). Mereka adalah golongan orang ‘Muqarrabin’ yang artinya orang yang sangat dekat dengan Allah swt. disebabkan pengorbanan mereka dalam menegakkan agama Allah swt. Bahkan nyawapun sanggup mereka korbankan semata-mata untuk mempertahankan agama Allah swt. Oleh sebab itu tidak heran mengapa mereka mendapat kedudukan yang begitu tinggi di sisi Allah swt.

Orang yang sangat sabar juga termasuk dalam golongan ‘bi ghairi hisab’. Sabar itu terbagi dalam tiga bagian:

Sabar melaksanakan perintah dari Allah swt.
Sabar menjauhi larangan dari Allah swt.
Sabar menghadapi segala ujian dari Allah swt.

Sabar melaksanakan perintah Allah swt. bukanlah suatu perkara yang mudah untuk dilaksanakan. Termasuk sabar melaksanakan perintah Allah swt. ialah seperti sabar mengerjakan shalat, berpuasa, berjuang, dan sebagainya. Semuanya itu bukan hal yang mudah untuk dilaksanakan. Sekiranya kita berhasil sabar melaksanakan perintah dari Allah swt., maka lebih sukar lagi bagi kita untuk sabar menjauhi larangan dari Allah swt. Terutama untuk bisa sabar menjauhi larangan Allah swt. pada maksiat pandangan mata.

Setelah kita bersabar terhadap segala larangan Allah swt., maka lebih sukar lagi bagi kita untuk sabar menerima ujian dari Allah swt. Kita dituntut untuk bisa sabar terhadap ujian-ujian dari Allah swt. kepada manusia seperti sakit, miskin, difitnah, kematian akan isteri, kematian ibu ayah dan sebagainya. Itu semuanya adalah ujian yang Allah swt. datangkan kepada manusia untuk menguji manusia, siapa di antara mereka yang paling baik amalannya di sisi Allah.

Manusia hendaknya bersabar dan redha terhadap ujian-ujian tersebut. Karena ujian yang Allah swt. datangkan kepada manusia itu hakekatnya adalah didikan secara langsung dari Allah swt. kepada hamba-Nya. Kebanyakan manusia dididik melalui manusia yang lain melalui zahirnya. Tetapi pada hakikatnya yang mendidik manusia adalah Allah swt. sendiri. Dan ujian-ujian yang menimpa manusia sebenarnya adalah didikan secara langsung dari Allah swt.

Oleh karena itu kita sebagai hamba-Nya hendaklah bersabar dan redha. Sebab sebagaimana yang kita tahu ujian-ujian yang datang dari Allah swt. sekiranya kita bersabar, sebenarnya ini merupakan kasih sayang dari Allah swt. kepada hamba-Nya. Hal itu juga merupakan penghapusan dosa dari Allah swt. sekiranya kita bersabar. Demikian juga ia merupakan derajat dan pangkat yang akan Allah swt. kurniakan bagi manusia yang mau menerima didikan secara langsung dari Allah swt. seperti ini.

Seringkali, apa yang manusia mau ialah didikan melalui manusia yang lain seperti dari para tuan guru, ustaz, alim ulama dan sebagainya. Kebanyakan manusia memang tidak menginginkan sama sekali untuk mendapatkan didikan langsung dari Allah swt. seperti ini karena tidak dapat bersabar dan redha menghadapinya.

Ingatlah, seandainya manusia tidak berhasil dididik secara langsung dari Allah swt., maka janganlah diharapkan ia berhasil untuk menerima didikan dari manusia yang lain. Oleh sebab itu kita melihat betapa kuatnya ujian yang menimpa para nabi dan rasul, karena sebenarnya itulah didikan secara langsung dari Allah swt. kepada mereka.

Oleh karena itulah tidak heran bagaimana kuatnya iman para nabi dan rasul semuanya. Sebab mereka menerima didikan atau pimpinan secara langsung dari Allah swt.

Jauh berbeda dengan keadaan kita yang justru tidak senang apabila menerima ujian dari Allah swt. sedangkan itu merupakan didikan secara langsung dari Allah swt. Sedangkan seandainya kita berhasil menghadapi itu semua, maka kita akan termasuk dalam golongan “Bi ghairi hisab” di Akhirat kelak.

Dan termasuk juga dalam golongan ini di Akhirat kelak ialah orang fakir yang bersabar dengan kefakirannya. Mereka ialah orang yang tidak mempunyai apa-apa pun harta benda di dunia. Apa yang ada pada mereka hanyalah pakaian yang sehelai sepinggang. Oleh sebab itu mereka tidak dihisab di Akhirat kelak. Bagaimana mungkin mereka akan dihisab sementara apa yang ada pada diri mereka hanyalah pakaian yang melekat di badan.

Di samping itu, termasuk dalam golongan ‘bi ghairi hisab’ ini ialah orang ahli makrifat. Yaitu orang yang begitu kenal dengan Allah swt. Oleh karena mereka terdiri dari orang yang kenal akan Allah, maka hati mereka setiap masa senantiasa ingat akan Allah swt. Hatinya juga setiap masa terasa hebat tentang kebesaran dan keagungan Allah swt. Begitu juga hatinya itu setiap masa senantiasa terasa rindu kepada Allah swt.

Apabila kita ukur diri kita dengan mereka, terasa sekali jauh perbedaannya. Mereka adalah orang yang senantiasa mengingati Allah swt., sedangkan kita senantiasa lalai dan durhaka kepada Allah swt. Bukan suatu hal yang mudah untuk senantiasa ingat akan Allah swt. Sedangkan sholat yang disebutkan oleh Allah swt. sebagai mengingati-Nya pun tidak dapat kita mengingat Allah swt., apalagi di luar sholat kita akan semakin tidak dapat mengingati Allah swt.

Jelaslah bahwa untuk menjadi ahli makrifat yaitu orang yang benar-benar kenal Allah swt. bukanlah suatu hal yang mudah. Ia merupakan suatu hal yang amat susah untuk dicapai oleh kita yang memang senantiasa lalai terhadap Allah swt.

Itulah di antara orang-orang yang termasuk di dalam golongan ‘bi ghairi hisab’ di Akhirat kelak. Cobalah ukur diri kita, apakah kita termasuk dalam golongan ini?

Adapun golongan ‘Ashabul yamin’ atau golongan orang yang menerima kitab dari tangan kanan ialah golongan orang-orang shaleh, abrar ataupun golongan ‘muflihun’. Adapun golongan ‘Ashabul yamin’ yaitu orang-orang yang memiliki sekurang-kurangnya Iman ayan dan mereka juga adalah orang yang amal kebajikannya melebihi kejahatannya. Sekalipun golongan ini terlepas dari azab neraka, namun mereka tidak terlepas menerima hisab dari Allah swt. Mereka agak lambat untuk menempuh ‘Shiratul mustaqim’ disebabkan oleh pemeriksaan terhadap mereka.

Diterangkan bahwa di atas titian ‘Shiratul Mustaqim’ terdapat lima tempat pemeriksaan. Dan lima tempat pemeriksaan itu dijaga oleh para malaikat yang tugasnya memeriksa setiap hamba Allah. Bayangkanlah bagaimana sekiranya kita terhenti di kelima tempat pemeriksaan itu?

Sedangkan sehari di Akhirat dinisbahkan dengan hari dunia adalah selama seribu tahun.

Sebab itu tidak heran mengapa orang-orang ‘Muqarrabin’ itu tidak mau menjadi orang shaleh. Sebab orang shaleh, walaupun masuk ke Surga, terpaksa dihisab terlebih dahulu. Ini sudah tentu menyusahkan mereka. Sebab itu mereka lebih suka untuk mati syahid dalam mempertahankan agama Allah swt. Sebab orang yang mati syahid, langsung dimasukkan oleh Allah swt. ke dalam Surga.

Terpaksa terhenti untuk dihisab di ‘Shiratul Mustaqim’ adalah merupakan penderitaan dan azab bagi golongan muqarrabin. Oleh sebab itu di dalam kitab terutama kitab-kitab Tasawuf diterangkan bahwa kebaikan yang dibuat oleh orang abrar/orang soleh adalah merupakan kejahatan bagi golongan muqarrabin. Bagi golongan muqarrabin, sesuatu hal yang dianggap halal tetapi menyebabkan akan dihisab, itu adalah suatu kejahatan.

Untuk mengukur mudah atau tidaknya menjadi orang yang soleh, marilah kita lihat kenyataan Al Imam Ghazali. Al Imam Ghazali mengatakan bahwa orang yang hendak menjadi orang yang soleh itu mestilah 24 jam yang Allah swt. untukkan kepadanya, 18 jam diisi dengan amal baik. Hanya 6 jam saja waktunya itu digunakan untuk melakukan hal yang mubah.

Adapun golongan yang ketiga yaitu ‘Ashabul syimal’ yaitu golongan yang akan menerima kitab dari tangan kiri. Mereka ini ialah orang Mukmin yang ‘Asi’ atau Mukmin yang durhaka. Kejahatan mereka lebih berat dari kebaikan yang mereka lakukan. Mereka ini akan dimasukkan ke dalam Neraka dahulu, sebelum dimasukkan ke dalam Surga. Mereka dimasukkan ke dalam Neraka berdasarkan kepada dosa dan maksiat yang mereka lakukan. Setelah tamat penyiksaan mereka di Neraka, barulah mereka akan dimasukkan ke dalam Surga.

Adapun golongan yang akhir ialah golongan ‘Ashabul A’raf’ yaitu golongan yang amal kebaikan dan kejahatannya itu sama banyak. Golongan ini walaupun mereka selamat tidak masuk ke Neraka, tetapi mereka lebih lambat masuk ke Surga daripada golongan ‘Ashabul yamin’ yang setelah menempuh sirotul mustaqim, tidak ada halangan lagi untuk masuk ke Surga. Tetapi bagi golongan ‘Ashabul A’raf’, setelah mereka menempuh ‘Shiratul mustaqim’ mereka masih lagi dihadang untuk ke Surga.

Mereka akan didera atau dihukum oleh Allah swt. di ujung ‘Shiratul Mustaqim’. Bagaimana deraan Allah swt. terhadap mereka? Deraan yang dikenakan Allah swt. kepada golongan ‘Ashabul A’raf’ ialah mereka diperintahkan supaya meminta satu amal kebajikan kepada penghuni Surga. Siapa dari golongan mereka yang diberi oleh penghuni Surga satu amal kebajikan, maka dia diperbolehkan untuk masuk ke Surga. Maka mondar-mandirlah mereka untuk meminta belas kasihan penghuni-penghuni Surga. Setelah sekian lama, maka barulah Allah swt. masukkan ke dalam hati penghuni Surga untuk memberikan kepada mereka satu amalan kebajikan.

Tetapi anehnya, orang yang mempunyai banyak amal kebajikannya tidak mau langsung memberikan satu amalan kebajikannya kepada golongan ini. Sebaliknya mereka yang memberikan amal kebajikannya ialah orang yang mempunyai lebih satu saja amalan kebajikannya.

Maka Allah swt. pun berfirman kepada golongan ini yang antara lain,

“Sekiranya kamu hamba-hamba-Ku yang mempunyai lebih satu amalan kebajikan, begitu pemurah kepada hamba-hamba-Ku dan terus ke Surga, maka sesungguhnya Aku lebih pemurah dari itu.”

Maka dengan ini hamba Allah yang pemurah itu pun dinaikkan derajatnya oleh Allah swt. di Surga. Inilah kelebihan yang dikaruniakan oleh Allah swt. kepada mereka di Akhirat.

Dari uraian-uraian yang dijelaskan di atas marilah kita membuat ukuran di golongan manakah kita berada? Apakah kita berada di golongan ‘bi ghairi hisab’? ‘Ashabul yamin’? ‘Ashabus syimal’? atau ‘Ashabul A’raf’? ***



Wassalamu'alaikum wr.wb ^_^


(sumber: Majalah Kawan Sejati )

29 October 2008

Sakit vs Sehat

Temen2 banyak yang pada sakit…ada yang dirawat dirumh dan ada yang di RS. Hmm…di masa2 perubahan cuaca spt skrg ini banyak virus2 penyakit bertebaran dimana2. Dan kadang penyebabnya juga karena kesibukan yang terlalu padet shg menyebabkan kecapekan dan memburuknya kesehatan si pelaku kesibukan (halaah bahasanya itu).

Pas lebaran kemaren tuh aku juga sakit, batuk-pilek-demam-pusing (1 paket dah tu :-I ). Kalo ga salah, semingguan gitu deh baru sembuh. Terus temanku ada juga yang batuk2 sampe suaranya kabur sebagian, dan katanya dia bete klo smpt ada yang ngehubungi lewat telpon trus ngomongin mslh kerjaan. Hmm…iye bnr tu…krn bisa jadi miskom gara2 suaranya yang ilang timbul itu. Misalnya dia ngomong “Lu memang okeh”…eh kedengaran “Lu memang tokek” … kacau kan!!. Oya, beberapa temanku juga ada yang sakit tipes (ni penyakit lumayan banyak fans nya di kantor kami) secara banyak wanita2 dan pria2 karir di kantor ini, jadi mungkin dengan segala macem kesibukannya membuat lupa makan, lupa tidur, lupa mandi, lupa sholat, lupa kerja (lho?), sampe mungkin ada yang lupa ingatan…halah.

Nah, mengingat banyaknya penyakit yang lagi hang out skrg ini, uda seharusnya kita lebih care ama kesehatan kita ya. Kita memang harus rutin berolahraga supaya badan lebih fit dalam beraktivitas. Ga musti yang berat2, yang ringan2 aja spt jalan atau lari pagi juga uda bagus tu. Apapun olahraganya, yang penting harus teratur, jangan kumat2an ato bahasa lainnya separoh hati ngejalaninya. Harus semangat, demi kesehatan tubuh kan. Selagi masih diberi kesehatan, bok ya dijaga...gitu nasehat sahabatku. Hmm...sptnya aku harus buat jadwal olahraga lagi nih, secara uda lama ninggalin dunia per-sport-an dan mulai akrab dengan dunia per-cemil-an serta per-malas-an. Bodi tu bawaannya tidak se-fit & se-fresh dahulu kala...halah.

Kekebalan tubuh – atau yang bahasa gaulnya disebut dgn imun - itu emang berperan penting dlm hal ini untuk melindungi diri dari bahaya infeksi bakteri dan virus.
Beberapa hari yang lalu aku browsing2 di internet, dan ngedapatin info tentang makanan yang dapat memperkuat si imun itu (dari
www.info-sehat.com). Makanan2 itu biasanya disebut dgn Power Food (weiis...keren juga sebutannya…saingannya power ranger kyknya)
Nah, dari info yang aku dapat, Contoh Power Food tu seperti ini:

Yogurt
Konsumsi yogurt diketahui mampu menurunkan kolesterol darah sehingga kesehatan pembuluh darah dan jantung bisa terjaga. Yogurt juga memberikan kondisi yang baik bagi mikroflora dalam saluran pencernaan sehingga dapat menghindari atau mencegah terjadinya berbagai penyakit.

Yogurt merupakan produk makanan yang kaya akan zat gizi. Komposisi zat gizinya menyerupai susu dan ada beberapa komponen (seperti vitamin B kompleks, kalsium, dan protein) yang kandungannya relatif lebih tinggi. Konsumsi yogurt secara teratur dan proporsional sangat berperan dalam menunjang kesehatan seseorang.

Menurut sebuah penelitian, konsumsi dua cangkir yogurt setiap hari selama empat bulan akan memberikan keuntungan bagi mereka yang mengonsumsinya. Riset telah menunjukkan bahwa yogurt dapat meningkatkan kekuatan tubuh untuk melawan sel kanker, terutama kanker paru-paru dan kanker kolon.


Bawang putih
Bawang putih terbukti dapat menurunkan risiko terjadinya kanker prostat pada pria. Pria yang mengonsumsi bawang-bawangan hingga 10 gram sehari diketahui risikonya untuk terkena kanker prostat adalah 50% lebih rendah dibandingkan mereka yang mengonsumsi bawang dalam jumlah lebih sedikit.

Beberapa penelitian dengan metode case control study (yaitu membandingkan pola makan pasien kanker dengan orang yang sehat) menunjukkan bahwa bawang-bawangan yang tergolong dalam keluarga Alliaceae dapat menurunkan risiko terjadinya kanker usus, esofagus, payudara, dan endometrium.

Dalam riset yang pernah dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan bahwa bawang putih juga berkhasiat menurunkan kolesterol. Pemberian 7,2 gram ekstrak bawang putih setiap hari selama enam bulan pada 56 pria yang berkadar kolesterol tinggi berhasil menurunkan kolesterol mereka hingga 7%.

Selain itu, hasil pengujian pada pasien dengan riwayat penyakit jantung juga menunjukkan bahwa konsumsi bawang putih dapat meningkatkan aktivitas fibrinolitik dan mengurangi kecenderungan pembentukan darah beku dalam pembuluh darah. Pengurangan darah beku tersebut dapat menurunkan risiko terjadinya sumbatan-sumbatan di arteri jantung sehingga mengurangi risiko terjadinya serangan jantung.

Nah, ini beberapa tips untuk menjadi sehat, sehingga Insya Allah terhindar dari penyakit dan hari-hari dilalui dengan penuh semangat ya... ;)

Makanan Sehat
Makanan merupakan salah satu faktor penting bagi wanita yang ingin hidup sehat. Caranya, lakukan diet berimbang dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, ditambah lagi dengan mengurangi makanan berlemak. Jangan lupa untuk mengkonsumsi banyak sayur dan buah, untuk memenuhi kebutuhan akan vitamin, mineral dan serat. Cukupi kebutuhan cairan dengan asupan 2 - 3 liter sehari.

Berat Badan Ideal
Salah satu masalah kesehatan yang kini banyak dibicarakan adalah kegemukan. Seseorang yang mempunyai berat badan berlebih atau kegemukan, akan berisiko besar menderita sejumlah penyakit seperti kencing manis, hipertensi, penyakit jantung dan stroke.

Aktif Bergerak
Karena kesibukan dan tersedianya fasilitas, membuat orang semakin sedikit bergerak. Cobalah untuk meluangkan waktu, minimal 3 kali 30 menit seminggu untuk berolahraga. Dan usahakan dapat terus aktif bergerak misalnya gunakan tangga daripada lift, parkir mobil yang agak jauh dari kantor, berkebun atau kegiatan-kegiatan lain yang disukai agar tubuh selalu bergerak.

Jauhkan Asap Rokok
Bila Anda merokok, segeralah berhenti. Bila tidak merokok, janganlah sering menghirup asap rokok karena perokok pasif juga berefek buruk bagi kesehatan seperti menyebabkan kanker paru-paru, menopause dini, sulit hamil dan dapat juga keguguran.Langkah-langkah selanjutnya yang harus diikuti untuk menjadi seorang wanita sehat, terhindar dari penyakit dan hari-hari dilalui dengan penuh semangat.

Hindari Stres
Keadaan yang menyebabkan stres dapat kita jumpai kapan dan dimanapun berada. Dari keadaan di rumah, di jalan, hingga di kantor, dapat membuat kita menjadi stres. Tapi pilihan ada pada kita, apakah keadaan itu akan membuat kita stres atau kita menikmatinya sebagai bagian daripada hidup. Stres akan membuat daya tahan tubuh kita melemah, membuat kita mudah terserang penyakit.

Sayangi Diri Anda
Lindungilah diri Anda dari bahaya-bahaya yang mengancam seperti gunakan sabuk pengaman bila mengendarai mobil, gunakan helm bila sedang berkendara motor, sebelum kita sedang menjalankan mesin atau alat, membaca petunjuk penggunaan sebelum kita sedang menjalankan mesin atau alat, dan berhati-hatilah. Jangan lupa untuk menggunakan tabir surya bila kita sedang berada di luar rumah. Istirahat yang cukup, senangkanlah diri Anda dengan hobi atau kegemaran anda untuk menghilangkan stres.

Faktor Risiko Keluarga
Cobalah cari tahu apakah di dalam keluarga ayah atau ibu menderita penyakit tertentu. Karena beberapa penyakit dapat diturunkan secara genetik. Dengan mengenali faktor risiko yang ada, kita akan lebih berhati-hati dan menangani dengan cepat bila timbul gejala yang mencurigakan.

Periksa Diri secara Teratur
Periksakan diri Anda secara teratur ke dokter minimal 1 tahun sekali. Tapi bila ada gangguan kesehatan, seperti Hipertensi, Diabetes dan lain-lain, Anda memerlukan pemeriksaan diri yang lebih sering. Dan jangan lupa, bagi wanita, untuk melakukan pemeriksaan Pap Smear untuk mengetahui secara dini adanya kanker mulut rahim. Semakin cepat penyakit ditemukan, kemungkinan sembuh akan semakin besar dan semakin cepat.

Bagi orang2 (termasuk daku sih) yang banyak bekerja di belakang meja biasanya sering mengeluh soal kondisi tubuh, mulai pegal-pegal sampai berat badan yang bertambah. Kalo udah gini, nasehat untuk berolah raga dan memulai pola hidup yang teratur kerap dilontarkan oleh kerabat atau rekan kerja.
Namun kesibukan kerja yang semakin tinggi membuat orang gak punya waktu untuk memikirkan makanan yang akan disantap apalagi untuk berolahraga. Oleh sebab itu, agar kondisi badan tetap prima, ada beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:

  • Mengontrol makanan menjadi langkah awal yang dapat dilakukan, antara lain dengan cara memperhatikan komposisi menu sehat atau akan lebih baik lagi jika membawa bekal dari rumah (bila di kantor tempat anda bekerja tidak tersedia katering). Secara otomatis, selain mengetahui kandungan apa saja yang ada dalam makanan, membawa bekal dari rumah juga menjadi langkah untuk berhemat dan tentunya makanan lebih terjamin kesehatannya.
  • Demikian pula untuk mengurangi camilan dan lebih banyak mengonsumsi air putih.
  • Fasilitas seperti telepon, komputer dan internet, printer dan lain sebagainya yang ada diatas meja kerja semakin membuat orang jarang beranjak dari tempat duduknya. Secara otomatis tubuh akan jarang bergerak dan membuat kondisi badan menurun. Oleh karenanya, sesekali beranjaklah dari tempat duduk untuk sekedar melihat pemandangan diluar atau berkomunikasi dengan rekan kerja yang lain.
  • Ada baiknya untuk menggunakan tangga jika lantai kantor yang dituju berada hanya satu atau dua tingkat diatas atau dibawah gedung. Langkah tersebut bisa menjadi olahraga kecil yang bisa dilakukan.
  • Saat bekerja dengan komputer, duduklah dengan posisi tegak, jangan meregang ke depan untuk mencapai key board atau untuk membaca tulisan di layar monitor. Dan sering-seringlah mengubah posisi tubuh atau melakukan peregangan pada bagian tangan, leher, kaki dan lain-lain agar otot tidak kaku.

Semoga aja info2 diatas berguna dan bisa kita lakukan dengan baik semampu kita ya, sehingga kita bisa menerapkan pola hidup sehat... Insya Allah ya ^_^

Wassalamu’alaikum

20 October 2008

Mula dan Muara Cinta

Darimana Cinta Bermula

Cinta itu anugerah, maka berbahagialah. Dunia tertawa menyapa bunga-bunga. Damai dan berbahagialah bila cinta telah bersemayam. Indah terasa hidup akan penuh asa. Sungguh sedihnya, jika hidup merana, tanpa cinta di dada, hidup begitu susah.
Bukan karena benda dan bukan pula harta, cinta sejati lahir menyapa pemiliknya. Cinta sarat makna dan kaya cita-cita. Ia tidak pernah mengeluh apalagi meminta-minta. Namun demikian, cinta tak pernah angkuh apalagi menghina. Ia sangat sederhana namun penuh wibawa.
Cinta itu bagaikan pohon. Semakin akarnya kuat ke dalam, semakin kokoh dipermukaan, tegar menghadapi angin badang, berdiri menjulang ke langit kemuliaan.
Tapi, jika pohon itu akarnya lemah, jangankan dicabut, disiram airpun akan tumbang. Pohon cinta jika terus dirawat dan disiram akan tumbuh subur dan rindang. Hijau, merekah, berbunga dan berbuah.
Namun, pohon cinta itu kering, layu, tak berbunga bahkan nyaris punah apabila pohon itu jarang tersentuh tangan-tangan kebaikan, tidak pernah disirami air al-Qur’an, tidak pernah dipupuk dengan keikhlasan dan kuatnya keimanan.

“Cinta sesaat bermula dari mata dan disikapi penuh olehnya, tanpa memohon pertimbangan hati. Jika baik dalam pandangan mata, baik pula adanya. Jika buruk menurut mata, buruk pula seutuhnya.”

Berbeda dengan rumusan cinta sejati. Begitu arif dan bijaksana. Tidak pernah selfish, selalu mengajak bermusyawarah, meminta pertimbangan yang terbaik, walaupun harus berjuang menyiasati hawa nafsunya.
Inilah rumusannya..!

“Cinta sejati bermula dari hati, medianya bisa lewat mata, lewat telinga, atau tanpa keduanya. Jika baik menurut mata atau telinga, belum tentu menurut hati. Juga sebaliknya, jika buruk menurut mata dan telinga, belum tentu menurut hati.”

Rasulullah SAW bersabda, “Bertanyalah kepada hatimu”. Hati adalah akar, tempat sesuatu dimulai. Hati adalah energi yang menggerakkan segala aktivitas kehidupan. Jika hati bersih, buah cinta pun akan berbunga surga. Namun, jika hati kotor, cinta pun akan membawa malapetaka.
Perhatikanlah firman Allah SWT, “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

Seseorang yang tidak memiliki cinta, ia tidak akan mampu menikmati indahnya hidup ini. Karena kehidupan dibangun dengan cinta, pondasinya adalah cinta, bangunannya juga cinta, tujuannya pun adalah cinta.



Hendak kemana cinta bermuara?

Mencintai dan dicintai adalah fitrah. Bahkan fitrah itu sendiri adalah cinta. Setiap tarikan nafas, mengandung kalori cinta. Cinta itu bervitamin yang akan menambah stamina tubuh dan jiwa. Terjadinya beberapa macam penyakit, terlebih hati, karena kurangnya unsur cinta.
Perhatikanlah, pohon-pohon yang layu atau jiwa-jiwa yang kering karena kurangnya siraman cinta.
Sebagaimana cinta berawal dari hati, maka ia pun akan senyawa dengan hati. Bahkan, cinta akan segaris lurus dengan keimanan.
Bercinta adalah sebuah seni dalam kehidupan. Level apa pun dalam hidup ini, akan sangat membutuhkan cinta. Sekeras apapun jiwa seseorang, pasti ada cinta yang terpendam dalam lubuk hatinya. Tanpa cinta, kehidupan tak pernah ada.
Cinta harus menjadi lapisan dan inti dari semua gerakan. Citna adalah ruh. Cinta adalah sungai hati dan perasaan yang akan bermuara di samudera keagungan bersama Allah, puncak tertinggi Mahacinta.

Inilah muara cinta,… “keimanan”. Iman yang berdasarkan cinta akan menembus sekat-sekat buruk kemanusiaan dan akan menyingkap tabir-tabir hikmah ketuhanan.


(Sumber: Tauhid Cinta, karya Abdul Muta’ali)

Wassalamu’alaikum

18 October 2008

Betapa Indahnya Berumah Tangga

Karya : Bayu Gautama



Ketika melihat pasangan yang baru menikah, saya suka tersenyum. Bukan apa-apa, saya hanya ikut merasakan kebahagiaan yang berbinar spontan dari wajah-wajah syahdu mereka. Tangan yang saling berkaitan ketika berjalan, tatapan-tatapan penuh makna, bahkan sirat keengganan saat hendak berpisah. Seorang sahabat yang tadinya mahal tersenyum, setelah menikah senyumnya selalu saja mengembang. Ketika saya tanyakan mengapa, singkat dia berujar "Menikahlah! Nanti juga tahu sendiri". Aih...

Menikah adalah sunnah terbaik dari sunnah yang baik itu yang saya baca dalam sebuah buku pernikahan. Jadi ketika seseorang menikah, sungguh ia telah menjalankan sebuah sunnah yang di sukai Nabi. Dalam buku tersebut dikatakan bahwa Allah hanya menyebut nabi-nabi yang menikah dalam kitab-Nya. Hal ini menunjukkan betapa Allah menunjukkan keutamaan pernikahan. Dalam firmannya, "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan Dia menjadikan rasa kasih sayang diantaramu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kalian yang berfikir." (QS. Ar-Rum: 21).

Menikah itu Subhanallah indah, kata Almarhum ayah saya dan hanya bisa dirasakan oleh yang sudah menjalaninya. Ketika sudah menikah, semuanya menjadi begitu jelas, alur ibadah suami dan istri. Beliau mengibaratkan ketika seseorang baru menikah dunia menjadi terang benderang, saat itu kicauan burung terdengar begitu merdu. Sepoi angin dimaknai begitu dalam, makanan yang terhidang selalu saja disantap lezat. Mendung di langit bukan masalah besar. Seolah dunia milik mereka saja, mengapa? karena semuanya dinikmati berdua. Hidup seperti seolah baru dimulai, sejarah keluarga baru saja disusun.

Namun sayang tambahnya, semua itu lambat laun menguap ke angkasa membumbung atau raib ditelan dalamnya bumi. Entahlah saat itu cinta mereka berpendar ke mana. Seiring detik yang berloncatan, seolah cinta mereka juga. Banyak dari pasangan yang akhirnya tidak sampai ke tujuan, tak terhitung pasangan yang terburai kehilangan pegangan, selanjutnya perahu mereka karam sebelum sempat berlabuh di tepian. Bercerai, sebuah amalan yang diperbolehkan tapi sangat dibenci Allah.

Ketika Allah menjalinkan perasaan cinta diantara suami istri, sungguh itu adalah anugerah bertubi yang harus disyukuri. Karena cinta istri kepada suami berbuah ketaatan untuk selalu menjaga kehormatan diri dan keluarga. Dan cinta suami kepada istri menetaskan keinginan melindungi dan membimbingnya sepenuh hati. Lanjutnya kemudian.

Saya jadi ingat, saat itu seorang istri memarahi suaminya habis-habisan, saya yang berada di sana merasa iba melihat sang suami yang terdiam. Padahal ia baru saja pulang kantor, peluh masih membasah, kesegaran pada saat pergi sama sekali tidak nampak, kelelahan begitu lekat di wajah. Hanya karena masalah kecil, emosi istri meledak begitu hebat. Saya kira akan terjadi "perang" hingga bermaksud mengajak anak-anak main di belakang. Tapi ternyata di luar dugaan, suami malah mendaratkan sun sayang penuh mesra di kening sang istri. Istrinya yang sedang berapi-api pun padam, senyum malu-malunya mengembang kemudian dan merdu suaranya bertutur "Maafkan Mama ya Pa..". Gegas ia raih tangan suami dan mendekatkannya juga ke kening, rutinitasnya setiap kali suaminya datang.

Jauh setelah kejadian itu, saya bertanya pada sang suami kenapa ia berbuat demikian. "Saya mencintainya, karena ia istri yang dianugerahkan Allah, karena ia ibu dari anak-anak. Yah karena saya mencintainya" demikian jawabannya.

Ibn Qayyim Al-Jauziah seorang ulama besar, menyebutkan bahwa cinta mempunyai tanda-tanda. Pertama, ketika mereka saling mencintai maka sekali saja mereka tidak akan pernah saling mengkhianati, Mereka akan saling setia senantiasa, memberikan semua komitmen mereka. Kedua, ketika seseorang mencintai, maka dia akan mengutamakan yang dicintainya, seorang istri akan mengutamakan suami dalam keluarga, dan seorang suami tentu saja akan mengutamakan istri dalam hal perlindungan dan nafkahnya. Mereka akan sama-sama saling mengutamakan, tidak ada yang merasa superior. Ketiga, ketika mereka saling mencintai maka sedetikpun mereka tidak akan mau berpisah, lubuk hatinya selalu saling terpaut. Meskipun secara fisik berjauhan, hati mereka seolah selalu tersambung. Ada do'a istrinya agar suami selamat dalam perjalanan dan memperoleh sukses dalam pekerjaan. Ada tengadah jemari istri kepada Allahi supaya suami selalu dalam perlindunganNya, tidak tergelincir. Juga ada ingatan suami yang sedang membanting tulang meraup nafkah halal kepada istri tercinta, sedang apakah gerangan Istrinya, lebih semangatlah ia.

Saudaraku, ketika segala sesuatunya berjalan begitu rumit dalam sebuah rumah tangga, saat-saat cinta tidak lagi menggunung dan menghilang seiring persoalan yang datang silih berganti. Perkenankan saya mengingatkan lagi sebuah hadist nabi. Ada baiknya para istri dan suami menyelami bulir-bulir nasehat berharga dari Nabi Muhammad. Salah satu wasiat Rasulullah yang diucapkannya pada saat-saat terakhir kehidupannya dalam peristiwa haji wada':
"Barang siapa -diantara para suami- bersabar atas perilaku buruk dari istrinya, maka Allah akan memberinya pahala seperti yang Allah berikan kepada Ayyub atas kesabarannya menanggung penderitaan. Dan barang siapa -diantara para istri- bersabar atas perilaku buruk suaminya, maka Allah akan memberinya pahala seperti yang Allah berikan kepada Asiah, istri fir'aun" (HR Nasa-iy dan Ibnu Majah ).

Kepada saudaraku yang baru saja menggenapkan setengah dien, Tak ada salahnya juga untuk saudaraku yang sudah lama mencicipi asam garamnya pernikahan, Patrikan firman Allah dalam ingatan : "...Mereka (para istri) adalah pakaian bagi kalian (para suami) dan kalian adalah pakaian bagi mereka..." (QS. Al-Baqarah:187)

Torehkan hadist ini dalam benak : "Sesungguhnya ketika seorang suami memperhatikan istrinya dan begitu pula dengan istrinya, maka Allah memperhatikan mereka dengan penuh rahmat, manakala suaminya rengkuh telapak tangan istrinya dengan mesra, berguguranlah dosa-dosa suami istri itu dari sela jemarinya" (Diriwayatkan Maisarah bin Ali dari Ar-Rafi' dari Abu Sa'id Alkhudzri r.a)

Kepada sahabat yang baru saja membingkai sebuah keluarga, Kepada para pasutri yang usia rumah tangganya tidak lagi seumur jagung, Ingatlah ketika suami mengharapkan istri berperilaku seperti Khadijah istri Nabi, maka suami juga harus meniru perlakukan Nabi Muhammad kepada para Istrinya. Begitu juga sebaliknya.

Perempuan yang paling mempesona adalah istri yang shalehah, istri yang ketika suami memandangnya pasti menyejukkan mata, ketika suaminya menuntunnya kepada kebaikan maka dengan sepenuh hati dia akan mentaatinya, jua tatkala suami pergi maka dia akan amanah menjaga harta dan kehormatannya. Istri yang tidak silau dengan gemerlap dunia melainkan istri yang selalu bergegas merengkuh setiap kemilau ridha suami.

Lelaki yang berpredikat lelaki terbaik adalah suami yang memuliakan istrinya. Suami yang selalu dan selalu mengukirkan senyuman di wajah istrinya. Suami yang menjadi qawwam istrinya. Suami yang begitu tangguh mencarikan nafkah halal untuk keluarga. Suami yang tak lelah berlemah lembut mengingatkan kesalahan istrinya. Suami yang menjadi seorang nahkoda kapal keluarga, mengarungi samudera agar selamat menuju tepian hakiki "Surga". Dia memegang teguh firman Allah, "Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka..." (QS. At-Tahrim: 6)

Akhirnya, semuanya mudah-mudah tetap berjalan dengan semestinya. Semua berlaku sama seperti permulaan. Tidak kurang, tidak juga berlebihan. Meski riak-riak gelombang mengombang-ambing perahu yang sedang dikayuh, atau karang begitu gigih berdiri menghalangi biduk untuk sampai ketepian. Karakter suami istri demikian, Insya Allah dapat melaluinya dengan hasil baik. Sehingga setiap butir hari yang bergulir akan tetap indah, fajar di ufuk selalu saja tampak merekah. Keduanya menghiasi masa dengan kesyukuran, keduanya berbahtera dengan bekal cinta. Sama seperti syair yang digaungkan Gibran,
Bangun di fajar subuh dengan hati seringan awan
Mensyukuri hari baru penuh sinar kecintaan
Istirahat di terik siang merenungkan puncak getaran cinta
Pulang di kala senja dengan syukur penuh di rongga dada
Kemudian terlena dengan doa bagi yang tercinta dalam sanubari
Dan sebuah nyanyian kesyukuran tersungging di bibir senyuman

Semoga Allah selalu menghimpunkan kalian (yang saling mencintai karena Allah dalam ikatan halal pernikahan) dalam kebaikan. Mudah-mudahan Allah yang maha lembut melimpahkan kepada kalian bening saripati cinta, cinta yang menghangati nafas keluarga, cinta yang menyelamatkan. Semoga Allah memampukan kalian membingkai keluarga sakinah, mawaddah, warrahmah.

Semoga Allah mematrikan helai keikhlasan di setiap gerak dalam keluarga. Jua Allah yang maha menetapkan, mengekalkan ikatan pernikahan tidak hanya di dunia yang serba fana tapi sampai ke sana, the real world "Akhirat". Mudah-mudahan kalian selamat mendayung sampai ketepian.Allahumma Aamiin.

Barakallahu, untuk para pengantin muda. Mudah-mudahan saya mampu mengikuti tapak kalian yang begitu berani mengambil sebuah keputusan besar, yang begitu nyata menandakan ketaqwaan kepada Allah serta ketaatan kepada sunnah Rasul Pilihan. Mudah-mudahan jika giliran saya tiba, tak perlu lagi saya bertanya mengapa teman saya menjadi begitu murah senyum. Karena mungkin saya sudah mampu menemukan jawabannya sendiri.

__________________

Sumber :
http://www.eramuslim.com/



---> aduh…emang deh ya….kalo uda baca cerita atau artikel ttg pernikahan tu bisa membuat semakin besar keinginan di diri ini untuk menjalaninya. Apalagi kalo kita menikah dengan pasangan yang soleh/solehah…Subhanallah :) . Semoga Allah memberikan kemudahan jalan bagiku untuk dapat menggenapkan setengah dien ini dengan niat yang lurus …dan Semoga aja saya cepat mendapatkan pendamping hidup yang soleh dan taat padaMu ya Allah… Amiiin

Semoga tulisan/artikel diatas dapat menjadi masukan dan bahan pertimbangan buat kita semua ya....Insya Allah ^_^

wassalamu'alaikum

15 October 2008

Nasehat yang baik dari Ibu yang bijak

Another advice
Aye demen ni ma nasehat ini…
Menurut aye ini nasehat yang baik dr seorang ibu dlm rangka ngebekalin putrinya yang akan memulai perjalanan rumah tangga nya..
Let’s see..




Ada nasehat yg sangat dalam, yg diambil dari wanita-wanita Arab. Nasehat itu adalah nasehat Umamah binti Harits kepada putrinya, Ummu Iyas binti Auf, pada malam pernikahannya. Diantara nasehat-nasehatnya adalah:

“Putriku, sesungguhnya engaku telah memisahkan dirimu dari “lingkungan” yang darinya engaku keluar. Engkau telah meninggalkan kehidupan yang darinya engkau berkembang. Seandainya seorang perempuan tidak membutuhkan seorang suami, karena kecukupan dari orangtuanya dan kebutuhan orangtua yang sangat pada anaknya, maka engkau engkau menjadi orang yang sangat tidak membutuhkan suami. Namun wanita diciptakan untuk laki-laki dan baginya laki-laki tercipta.

Nasehat yang pertama dan yang kedua adalah: Engkau harus rendah hati dengan senantiasa bersikap menerima dan selalu mendengarkan dan taat kepadanya.

Nasehat yang ketiga dan yang keempat adalah: Hendaklah engkau menjaga kebersihan sesuatu yang kepadanya hidung dan mata suami tertuju. Jangan sampai ia melihat kejelekan ada pada dirimu, dan jangan sampai ia menciummu kecuali engkau dalam keadaan wangi.

Nasehat yang kelima dan yang keenam adalah: Hendaknya engkau selalu siapkan waktu tidur dan makan baginya. Karena kelaparan akan membuatnya garang, dan kekurangan tidur akan membuatnya mudah marah.

Nasehat yang ketujuh dan yang kedelapan adalah: Hendaknya engkau menjaga hartanya, memlihara kehormatan dan putra-putrinya. Dapat mengurus harta adalah sebuah perhitungan yang baik, dan dapat mengurus anak adalah kemampuan mengatur yang baik.

Nasehat yang kesembilan dan yang kesepuluh adalah: Janganlah engkau melanggar perintahnya. Janganlah engkau menyebarkan rahasianya. Jika engkau menentang perintahnya, maka membuat hatinya dongkol. Jika engkau menyebarkan rahasianya, maka engkau tidak bisa menjaga kehormatannya.

Kemudian hendaklah engkau tidak tampak senang dihadapannya mana kala ia sedih. Tidak pula
engkau bersedih ketika ia dalam keadaan berbunga-bunga. “



Wassalamu’alaikum….


(sumber: Aidh al-Qarni, dari bukunya yg berjudul Menjadi Wanita Paling Bahagia)

13 October 2008

Wanita yang bijaksana adalah kehidupan yang bahagia

Assalamu'alaikum...

Suatu hari aye ngbaca buku Aidh al-Qarni yang berjudul Menjadi Wanita Paling Bahagia. Really nice book. Ada banyak hal yang dibahas...dan emang bagus untuk dibaca. Salah satunya yang berikut ini, yang sub judulnya seperti judul blog diatas...Wanita yang bijaksana adalah kehidupan yang bahagia.
Ya..Semoga aja kutipan ini berguna buat kita semua ya…khususnya buat teman-teman yang sudah ber-rumahtangga, dan lebih khusus lagi buat para wanita.
Bagi para wanita yg belum berkeluarga (spt aye...hihi)…ya anggap aja ini seperti nasehat buat kita dalam bersikap terhadap suami kelak ^_^

Mudah-mudahan aja kita dapat menjadi istri yang solehah...Insya Allah ya :)


"Seorang istri harus menyambut suaminya dengan senyuman ramah. Jangan menambah suntuk jika suami sedang banyak masalah. Sebaliknya, ia harus bergegas menyambutnya dan melayani apa yang dibutuhkan suaminya, bagaimanapun keadaan suami, tanpa harus bertanya mengapa bersikap lain dari biasanya.
Jika hatinya telah tenang dan sudah ganti dengan pakaian rumah, biasanya ia akan menjelaskan apa yang sedang terjadi dan dipikirkannya. Kalaupun tidak segera menjelaskan, maka itulah waktunya bagi istri untuk bertanya, dan caranya harus dengan teknik bertanya yang menyenangkan.
Jika seorang istri mampu membantu menyelesaikan masalah suami, maka bersegeralah untuk menghampiri dan membantunya dalam menyelesaikan masalah yang menyusahkan hatinya. Jika sang istri mampu melakukan hal tersebut, itu akan meringankan beban suaminya. Sang suami akan merasakan bahwa di dalam rumahnya terdapat sebuah permata berharga, bahkan lebih berharga dari seluruh permata yang ada di dunia "




Wassalamu'alaikum... :)

09 October 2008

ke- 26 :)


Happy b’day…Met Ultah…Ulfa…Cing Ulfa…mpok Ulfa…..Ufe.., !!
that’s it… ucapan yang aku baca/dengar ketika aku berulang tahun tgl 6 Oktober lalu… ..baik itu ucapan dari keluarga, sahabat, dan juga tmn2ku…. via hp, imel, fs, ato live version (oia, thx buat acara reunian nya ya guys… btw, kue nya enak lho..hehe).
Bgmn perasaanmu Ulfa?? Hehe…ya senang la, karena masih ada jg yg ingat hari ulang tahun ku.
Mungkin itu jg merupakan salah satu wujud perhatian & kasih sayang mereka kpd ku…

Alhamdulillah… :)

Ada Doa yg sangat berkesan buatku…krn bagus bgt, jd terharu deh bacanya…ngbuat aku jd hening. Abis doanya beda sih, dan itu adalah ucapan dan doa pertama yg aku terima. Thx a lot buat sahabatku yg memberikan doa nya itu.

Ulfa...dah Getting older nih…
Byk kejadian2 yg lucu, seru, haru biru, dan jg membosankan....yup...macem2 rasanya. Ntahlah apa lbh byk hal baik ato hal buruk yg aku lakukan selama ini.
Dalam hidup ini ada suka maupun duka yang mengisi hari-hari kita, krn hidup ini ga selamanya berjalan mulus, kadang2 ada aja halangan, yg itu semua jg adalah cobaan yg diberikan Allah buat kita. Yang penting bagaimana kita menyikapinya.
Hidup ini belajar...dunia ini spt sekolah, yg bkn hny 2, 3, 5 ato 9 thn doang. Proses belajar terus kita jalani dan selesainya saat ajal menjemput kita. Ini semua proses belajar yg tujuannya adalah utk mencapai kemuliaan dan ketenangan baik itu hati dan pikiran kita. Dan kita msh perlu banyak belajar dlm hidup ini, krn byk hikmah yang begitu berharga di kehidupan kita. Sebenarnya di keseharian kita byk tjd segala macam kejadian besar ato kecil yang terkadang kita ga sadari, ternyata memiliki nilai-nilai pembelajaran yang mendewasakan kita dlm ngjalani hidup.
Byk diantara kita yg terpuruk memikirkan masa lalu. Masa lalu srg mengingatkan kita akan kebahagiaan yang pernah kita rasakan, yang bisa membuat kita tersenyum saat mengenangnya. Tp bagian didlm masa lalu jg ada serpihan ingatan akan kesalahan yg pernah kita lakukan sehingga kita merasa menyesal, dan bs membuat kita menangis saat mengingatnya.
But remember bro...sis..., masa lalu ga akan pernah mungkin kembali. And that’s a sureness..
Ngayal...hihi..aku jg srg ngelakuinnya. Pasti kamu...elu...ente...jg pernah kan. Ga boleh bilang gak!!...hehe :P.
Future ato masa depan adalah ruang waktu di depan kita yg blm hadir, dan blm jelas kepastiannya. Byk dr kita menunggunya dgn harapan2 & mimpi2 kita.…
Masa depan kdg jg srg membuat kita khawatir dgn begitu byk keraguan, kecemasan, dan ketidakpercayadirian, serta pertanyaan2 apa kita mampu utk mencapainya.
Ga munafik, aku jg srg ngerasa gitu. Masa lalu dan masa depan...yg mmg diluar kendali kita....srg membayangi kita....iye klo efeknya positip ya kagak ape2...nah klo efeknya negatif...nah lho??!! Lbh baik kita jgn lagi sia-siakan diri dengan memikirkan dan merenungi sesuatu yang belum pasti, karena semua itu di luar kendali diri kita……
Kita mmg hrs bisa ngendalikan diri dan pikiran kita yak. hmm...moga2 aje I can do it..
Ya...daripada kita terpuruk akan kesalahan dan mengharap masa lalu bisa kembali, ato terlalu memikirkan masa depan yang belum pasti, mending kita prioritaskan pikiran kita akan hari ini...masa kini...yg mmg sedang kita jalani.
Krn kendalinya tu disini....di masa kini....yg berpengaruh terhadap masa depan. Di saat ini...masa sekarang ini...saatnya kita memperbaiki diri akan kesalahan yg lalu...perbaiki apa yg perlu diperbaiki...dan dgn niat & ikhtiar kita utk memperbaiki diri...Insya Allah...kita lbh tenang dlm ngjalani hidup. Mudah2an nantinya keinginan kita dan kebahagaiaan kita (dunia dan akhirat) bisa kita raih...ya semua nya itu jg atas izin Allah, krn Dia yg maha mengetahui apa yg blm tejadi...dan Dia yg tahu apa yg terbaik utk kita.. Semoga kita bisa slalu istiqomah di jalan Allah ya. Dan bisa ikhlas dan sabar atas ketentuanNya.... Amiiin

I just wanna say,…Alhamdulillah
Smoga saja hari ini dan seterusnya Allah slalu bersamaku, ngebimbing aku utk perlahan2 memperbaiki diri ini utk jd lbh baik lg dr sblmnya.


Thank u so very much buat ortu,kk,adik,ponakan, sahabat, serta semua teman2ku atas ucapan dan doanya.
Ulfa jg mo minta Maaf ya kalo Ulfa banyak salah, khilaf, nyebelin, nyusahin...ato uda bikin kalian ga nyaman.
..Mungkin Ulfa skrg msh blom bisa menjadi spt apa yg kalian harapkan, mudah2an ulfa bisa ngbantu kalian dlm meraih harapan2 kalian ya…Insya Allah :)

Ulfa sayang ama kalian semua :)


Wassalamu’alaikum..