Assalamu'alaikum wr.wb
Bulan lalu di blog ini ada diposting artikel yang ngbahas Betapa Indahnya Berumah tangga. Mungkin memang indah ya kalau kita sudah menggenapkan setengah dien tersebut. Temenku yang memang sudah memasuki dunia pernikahan itu, pernah ngomong kalo...indahnya tu bakal lebih terasa lagi kalau sudah dihadapkan dengan suatu masalah di rumah tangga, dan kita (bersama pasangan) bisa perlahan-lahan melewati dan menyelesaikan dengan baik dan tenang, tanpa harus terjadi perpisahan. Itu bisa membuat hubungan tambah erat lagi dan membuat kita menjadi lebih mengenal lagi tentang kita dan pasangan kita tersebut. Yang harus kita lakukan adalah tetap sabar dan tawakal dalam menghadapi masalah tersebut secara bersama-sama.
Yup, mgkn itu bakal kita rasakan saat sudah menikah nanti. Tapi bagi yang masih belum menikah, yang menjadi pikiran para wanita adalah bagaimana nantinya lelaki yang akan menjadi pilihan hidup ini. Takut juga siih kalau sampai salah memilih.
Hidup berumah tangga tidak hanya untuk satu atau dua tahun saja, akan tetapi diniatkan untuk selama-lamanya sampai akhir hayat kita. Muslim atau Muslimah dalam memilih calon istri atau suami tidaklah mudah tetapi membutuhkan waktu. Karena kriteria memilih harus sesuai dengan syariat Islam. Orang yang hendak menikah, hendaklah memilih pendamping hidupnya dengan cermat, hal ini dikarenakan apabila seorang Muslim atau Muslimah sudah menjatuhkan pilihan kepada pasangannya yang berarti akan menjadi bagian dalam hidupnya.
Wanita yang akan menjadi istri atau ratu dalam rumah tangga dan menjadi ibu atau pendidik bagi anak-anaknya demikian pula pria menjadi suami atau pemimpin rumah tangganya dan bertanggung jawab dalam menghidupi (memberi nafkah) bagi anak istrinya.Lalu bagaimanakah kriteria yang disyariatkan oleh Islam dalam memilih calon suami untuk menjadi pendamping hidup kita (para wanita) selama-lamanya?
- Islam
Ini adalah kriteria yang sangat penting bagi seorang Muslimah dalam memilih calon suami sebab dengan Islamlah satu-satunya jalan yang menjadikan kita selamat dunia dan akhirat kelak.
Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
“ … dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita Mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang Mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke Surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” (QS. Al Baqarah : 221)
-Berilmu dan Baik Akhlaknya
Masa depan kehidupan suami-istri erat kaitannya dengan memilih suami, maka Islam memberi anjuran agar memilih akhlak yang baik, shalih, dan taat beragama.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :
“Apabila kamu sekalian didatangi oleh seseorang yang Dien dan akhlaknya kamu ridhai maka kawinkanlah ia. Jika kamu sekalian tidak melaksanakannya maka akan terjadi fitnah di muka bumi ini dan tersebarlah kerusakan.” (HR. At Tirmidzi)
Islam memiliki pertimbangan dan ukuran tersendiri dengan meletakkannya pada dasar takwa dan akhlak serta tidak menjadikan kemiskinan sebagai celaan dan tidak menjadikan kekayaan sebagai pujian. Sebagaimana firman Allah Ta’ala :
“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu dan orang-orang yang layak (nikah) dan hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nur : 32)
Laki-laki yang memilki keistimewaan adalah laki-laki yang mempunyai ketakwaan dan keshalihan akhlak. Dia mengetahui hukum-hukum Allah tentang bagaimana memperlakukan istri, berbuat baik kepadanya, dan menjaga kehormatan dirinya serta agamanya, sehingga dengan demikian ia akan dapat menjalankan kewajibannya secara sempurna di dalam membina keluarga dan menjalankan kewajiban-kewajibannya sebagai suami, mendidik anak-anak, menegakkan kemuliaan, dan menjamin kebutuhan-kebutuhan rumah tangga dengan tenaga dan nafkah.
Jika dia merasa ada kekurangan pada diri si istri yang dia tidak sukai, maka dia segera mengingat sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yaitu :
Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu berkata, bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam : “Jangan membenci seorang Mukmin (laki-laki) pada Mukminat (perempuan) jika ia tidak suka suatu kelakuannya pasti ada juga kelakuan lainnya yang ia sukai.” (HR. Muslim)
Sehubungan dengan memilih calon suami untuk anak perempuan berdasarkan ketakwaannya, Al Hasan bin Ali rahimahullah pernah berkata pada seorang laki-laki :
“Kawinkanlah puterimu dengan laki-laki yang bertakwa sebab jika laki-laki itu mencintainya maka dia akan memuliakannya, dan jika tidak menyukainya maka dia tidak akan mendzaliminya.”
“Kawinkanlah puterimu dengan laki-laki yang bertakwa sebab jika laki-laki itu mencintainya maka dia akan memuliakannya, dan jika tidak menyukainya maka dia tidak akan mendzaliminya.”
Untuk dapat mengetahui agama dan akhlak calon suami, salah satunya mengamati kehidupan si calon suami sehari-hari dengan cara bertanya kepada orang-orang dekatnya, misalnya tetangga, sahabat, atau saudara dekatnya.
Demikianlah ajaran Islam dalam memilih calon pasangan hidup. Betapa sempurnanya Islam dalam menuntun umat disetiap langkah amalannya dengan tuntunan yang baik agar selamat dalam kehidupan dunia dan akhiratnya. Wallahu A’lam Bis Shawab.
Wassalamu'alaikum wr.wb
4 comments:
Smoga Allah segera menjawab kerinduan utk menikah yang sudah begitu meraja yang dirasakan oleh stiap Hamba-Nya .. Amiiin ^^V
Umumya awal proses adalah ketertarikan terhadap seseorang krn keadaan luar seseorang..
Wajah, fisik, casing dll..
Tp Prosecor, Memory dan Mainboard (baca : Hati, sifat serta tingkahlaku) nya susah tuk dibaca.. Pd masa pacaran smuanya minus ttg speknya bisa ditutupi, bahkan ada yg sampai menikahpun pun masih bisa ditutupi..
Maka berhati2lah dalam mencari calon dengan spek terbaik, jgn cm liat Casingnya.. Apalgi cm krn Iklan..
Tp jg jgn terlalu memilih, krn dimuka bumi ini ga ada yg sempurna.
Aan -> Amiin :)
bottaaakkk -> Thanx ya bro' atas nasehatnya. Doain ya smoga Fa cpt ketemu ama jodoh yg dikirimkan oleh Allah. Moga ntar Fa ga mengambil pilihan yg salah ya :) ...dan mdh2an jg ga tll memilih ;)
aku suka sekali foto di blog mu yang berjudul "memilih suami". menunjukkan seorang laki laki muslim dan seorang perempuan muslimah dimana sang laki laki sedang mencium kepala si perempuan.menurut ku ini merubah pola pandang dimana selama ini muslim itu terkesan "kaku" dalam urusan cinta mencinta.tapi foto itu menunjukkan suatu keromantisan pastinya. menurutku lagi keromantisan itu selama ini hanya terkesan hanya belongs to india, prancis dan korea melalui provokasi film yang mereka pertunjukkan kepada dunia..."
tapi dengan comment ku yang terakhir bukan berarti harus mengumbar keromantisan dimuka umum lho..hihihi .walaupun dengan pasangan yang sah.. nah loo...!!
Post a Comment