29 October 2008

Sakit vs Sehat

Temen2 banyak yang pada sakit…ada yang dirawat dirumh dan ada yang di RS. Hmm…di masa2 perubahan cuaca spt skrg ini banyak virus2 penyakit bertebaran dimana2. Dan kadang penyebabnya juga karena kesibukan yang terlalu padet shg menyebabkan kecapekan dan memburuknya kesehatan si pelaku kesibukan (halaah bahasanya itu).

Pas lebaran kemaren tuh aku juga sakit, batuk-pilek-demam-pusing (1 paket dah tu :-I ). Kalo ga salah, semingguan gitu deh baru sembuh. Terus temanku ada juga yang batuk2 sampe suaranya kabur sebagian, dan katanya dia bete klo smpt ada yang ngehubungi lewat telpon trus ngomongin mslh kerjaan. Hmm…iye bnr tu…krn bisa jadi miskom gara2 suaranya yang ilang timbul itu. Misalnya dia ngomong “Lu memang okeh”…eh kedengaran “Lu memang tokek” … kacau kan!!. Oya, beberapa temanku juga ada yang sakit tipes (ni penyakit lumayan banyak fans nya di kantor kami) secara banyak wanita2 dan pria2 karir di kantor ini, jadi mungkin dengan segala macem kesibukannya membuat lupa makan, lupa tidur, lupa mandi, lupa sholat, lupa kerja (lho?), sampe mungkin ada yang lupa ingatan…halah.

Nah, mengingat banyaknya penyakit yang lagi hang out skrg ini, uda seharusnya kita lebih care ama kesehatan kita ya. Kita memang harus rutin berolahraga supaya badan lebih fit dalam beraktivitas. Ga musti yang berat2, yang ringan2 aja spt jalan atau lari pagi juga uda bagus tu. Apapun olahraganya, yang penting harus teratur, jangan kumat2an ato bahasa lainnya separoh hati ngejalaninya. Harus semangat, demi kesehatan tubuh kan. Selagi masih diberi kesehatan, bok ya dijaga...gitu nasehat sahabatku. Hmm...sptnya aku harus buat jadwal olahraga lagi nih, secara uda lama ninggalin dunia per-sport-an dan mulai akrab dengan dunia per-cemil-an serta per-malas-an. Bodi tu bawaannya tidak se-fit & se-fresh dahulu kala...halah.

Kekebalan tubuh – atau yang bahasa gaulnya disebut dgn imun - itu emang berperan penting dlm hal ini untuk melindungi diri dari bahaya infeksi bakteri dan virus.
Beberapa hari yang lalu aku browsing2 di internet, dan ngedapatin info tentang makanan yang dapat memperkuat si imun itu (dari
www.info-sehat.com). Makanan2 itu biasanya disebut dgn Power Food (weiis...keren juga sebutannya…saingannya power ranger kyknya)
Nah, dari info yang aku dapat, Contoh Power Food tu seperti ini:

Yogurt
Konsumsi yogurt diketahui mampu menurunkan kolesterol darah sehingga kesehatan pembuluh darah dan jantung bisa terjaga. Yogurt juga memberikan kondisi yang baik bagi mikroflora dalam saluran pencernaan sehingga dapat menghindari atau mencegah terjadinya berbagai penyakit.

Yogurt merupakan produk makanan yang kaya akan zat gizi. Komposisi zat gizinya menyerupai susu dan ada beberapa komponen (seperti vitamin B kompleks, kalsium, dan protein) yang kandungannya relatif lebih tinggi. Konsumsi yogurt secara teratur dan proporsional sangat berperan dalam menunjang kesehatan seseorang.

Menurut sebuah penelitian, konsumsi dua cangkir yogurt setiap hari selama empat bulan akan memberikan keuntungan bagi mereka yang mengonsumsinya. Riset telah menunjukkan bahwa yogurt dapat meningkatkan kekuatan tubuh untuk melawan sel kanker, terutama kanker paru-paru dan kanker kolon.


Bawang putih
Bawang putih terbukti dapat menurunkan risiko terjadinya kanker prostat pada pria. Pria yang mengonsumsi bawang-bawangan hingga 10 gram sehari diketahui risikonya untuk terkena kanker prostat adalah 50% lebih rendah dibandingkan mereka yang mengonsumsi bawang dalam jumlah lebih sedikit.

Beberapa penelitian dengan metode case control study (yaitu membandingkan pola makan pasien kanker dengan orang yang sehat) menunjukkan bahwa bawang-bawangan yang tergolong dalam keluarga Alliaceae dapat menurunkan risiko terjadinya kanker usus, esofagus, payudara, dan endometrium.

Dalam riset yang pernah dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan bahwa bawang putih juga berkhasiat menurunkan kolesterol. Pemberian 7,2 gram ekstrak bawang putih setiap hari selama enam bulan pada 56 pria yang berkadar kolesterol tinggi berhasil menurunkan kolesterol mereka hingga 7%.

Selain itu, hasil pengujian pada pasien dengan riwayat penyakit jantung juga menunjukkan bahwa konsumsi bawang putih dapat meningkatkan aktivitas fibrinolitik dan mengurangi kecenderungan pembentukan darah beku dalam pembuluh darah. Pengurangan darah beku tersebut dapat menurunkan risiko terjadinya sumbatan-sumbatan di arteri jantung sehingga mengurangi risiko terjadinya serangan jantung.

Nah, ini beberapa tips untuk menjadi sehat, sehingga Insya Allah terhindar dari penyakit dan hari-hari dilalui dengan penuh semangat ya... ;)

Makanan Sehat
Makanan merupakan salah satu faktor penting bagi wanita yang ingin hidup sehat. Caranya, lakukan diet berimbang dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, ditambah lagi dengan mengurangi makanan berlemak. Jangan lupa untuk mengkonsumsi banyak sayur dan buah, untuk memenuhi kebutuhan akan vitamin, mineral dan serat. Cukupi kebutuhan cairan dengan asupan 2 - 3 liter sehari.

Berat Badan Ideal
Salah satu masalah kesehatan yang kini banyak dibicarakan adalah kegemukan. Seseorang yang mempunyai berat badan berlebih atau kegemukan, akan berisiko besar menderita sejumlah penyakit seperti kencing manis, hipertensi, penyakit jantung dan stroke.

Aktif Bergerak
Karena kesibukan dan tersedianya fasilitas, membuat orang semakin sedikit bergerak. Cobalah untuk meluangkan waktu, minimal 3 kali 30 menit seminggu untuk berolahraga. Dan usahakan dapat terus aktif bergerak misalnya gunakan tangga daripada lift, parkir mobil yang agak jauh dari kantor, berkebun atau kegiatan-kegiatan lain yang disukai agar tubuh selalu bergerak.

Jauhkan Asap Rokok
Bila Anda merokok, segeralah berhenti. Bila tidak merokok, janganlah sering menghirup asap rokok karena perokok pasif juga berefek buruk bagi kesehatan seperti menyebabkan kanker paru-paru, menopause dini, sulit hamil dan dapat juga keguguran.Langkah-langkah selanjutnya yang harus diikuti untuk menjadi seorang wanita sehat, terhindar dari penyakit dan hari-hari dilalui dengan penuh semangat.

Hindari Stres
Keadaan yang menyebabkan stres dapat kita jumpai kapan dan dimanapun berada. Dari keadaan di rumah, di jalan, hingga di kantor, dapat membuat kita menjadi stres. Tapi pilihan ada pada kita, apakah keadaan itu akan membuat kita stres atau kita menikmatinya sebagai bagian daripada hidup. Stres akan membuat daya tahan tubuh kita melemah, membuat kita mudah terserang penyakit.

Sayangi Diri Anda
Lindungilah diri Anda dari bahaya-bahaya yang mengancam seperti gunakan sabuk pengaman bila mengendarai mobil, gunakan helm bila sedang berkendara motor, sebelum kita sedang menjalankan mesin atau alat, membaca petunjuk penggunaan sebelum kita sedang menjalankan mesin atau alat, dan berhati-hatilah. Jangan lupa untuk menggunakan tabir surya bila kita sedang berada di luar rumah. Istirahat yang cukup, senangkanlah diri Anda dengan hobi atau kegemaran anda untuk menghilangkan stres.

Faktor Risiko Keluarga
Cobalah cari tahu apakah di dalam keluarga ayah atau ibu menderita penyakit tertentu. Karena beberapa penyakit dapat diturunkan secara genetik. Dengan mengenali faktor risiko yang ada, kita akan lebih berhati-hati dan menangani dengan cepat bila timbul gejala yang mencurigakan.

Periksa Diri secara Teratur
Periksakan diri Anda secara teratur ke dokter minimal 1 tahun sekali. Tapi bila ada gangguan kesehatan, seperti Hipertensi, Diabetes dan lain-lain, Anda memerlukan pemeriksaan diri yang lebih sering. Dan jangan lupa, bagi wanita, untuk melakukan pemeriksaan Pap Smear untuk mengetahui secara dini adanya kanker mulut rahim. Semakin cepat penyakit ditemukan, kemungkinan sembuh akan semakin besar dan semakin cepat.

Bagi orang2 (termasuk daku sih) yang banyak bekerja di belakang meja biasanya sering mengeluh soal kondisi tubuh, mulai pegal-pegal sampai berat badan yang bertambah. Kalo udah gini, nasehat untuk berolah raga dan memulai pola hidup yang teratur kerap dilontarkan oleh kerabat atau rekan kerja.
Namun kesibukan kerja yang semakin tinggi membuat orang gak punya waktu untuk memikirkan makanan yang akan disantap apalagi untuk berolahraga. Oleh sebab itu, agar kondisi badan tetap prima, ada beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:

  • Mengontrol makanan menjadi langkah awal yang dapat dilakukan, antara lain dengan cara memperhatikan komposisi menu sehat atau akan lebih baik lagi jika membawa bekal dari rumah (bila di kantor tempat anda bekerja tidak tersedia katering). Secara otomatis, selain mengetahui kandungan apa saja yang ada dalam makanan, membawa bekal dari rumah juga menjadi langkah untuk berhemat dan tentunya makanan lebih terjamin kesehatannya.
  • Demikian pula untuk mengurangi camilan dan lebih banyak mengonsumsi air putih.
  • Fasilitas seperti telepon, komputer dan internet, printer dan lain sebagainya yang ada diatas meja kerja semakin membuat orang jarang beranjak dari tempat duduknya. Secara otomatis tubuh akan jarang bergerak dan membuat kondisi badan menurun. Oleh karenanya, sesekali beranjaklah dari tempat duduk untuk sekedar melihat pemandangan diluar atau berkomunikasi dengan rekan kerja yang lain.
  • Ada baiknya untuk menggunakan tangga jika lantai kantor yang dituju berada hanya satu atau dua tingkat diatas atau dibawah gedung. Langkah tersebut bisa menjadi olahraga kecil yang bisa dilakukan.
  • Saat bekerja dengan komputer, duduklah dengan posisi tegak, jangan meregang ke depan untuk mencapai key board atau untuk membaca tulisan di layar monitor. Dan sering-seringlah mengubah posisi tubuh atau melakukan peregangan pada bagian tangan, leher, kaki dan lain-lain agar otot tidak kaku.

Semoga aja info2 diatas berguna dan bisa kita lakukan dengan baik semampu kita ya, sehingga kita bisa menerapkan pola hidup sehat... Insya Allah ya ^_^

Wassalamu’alaikum

20 October 2008

Mula dan Muara Cinta

Darimana Cinta Bermula

Cinta itu anugerah, maka berbahagialah. Dunia tertawa menyapa bunga-bunga. Damai dan berbahagialah bila cinta telah bersemayam. Indah terasa hidup akan penuh asa. Sungguh sedihnya, jika hidup merana, tanpa cinta di dada, hidup begitu susah.
Bukan karena benda dan bukan pula harta, cinta sejati lahir menyapa pemiliknya. Cinta sarat makna dan kaya cita-cita. Ia tidak pernah mengeluh apalagi meminta-minta. Namun demikian, cinta tak pernah angkuh apalagi menghina. Ia sangat sederhana namun penuh wibawa.
Cinta itu bagaikan pohon. Semakin akarnya kuat ke dalam, semakin kokoh dipermukaan, tegar menghadapi angin badang, berdiri menjulang ke langit kemuliaan.
Tapi, jika pohon itu akarnya lemah, jangankan dicabut, disiram airpun akan tumbang. Pohon cinta jika terus dirawat dan disiram akan tumbuh subur dan rindang. Hijau, merekah, berbunga dan berbuah.
Namun, pohon cinta itu kering, layu, tak berbunga bahkan nyaris punah apabila pohon itu jarang tersentuh tangan-tangan kebaikan, tidak pernah disirami air al-Qur’an, tidak pernah dipupuk dengan keikhlasan dan kuatnya keimanan.

“Cinta sesaat bermula dari mata dan disikapi penuh olehnya, tanpa memohon pertimbangan hati. Jika baik dalam pandangan mata, baik pula adanya. Jika buruk menurut mata, buruk pula seutuhnya.”

Berbeda dengan rumusan cinta sejati. Begitu arif dan bijaksana. Tidak pernah selfish, selalu mengajak bermusyawarah, meminta pertimbangan yang terbaik, walaupun harus berjuang menyiasati hawa nafsunya.
Inilah rumusannya..!

“Cinta sejati bermula dari hati, medianya bisa lewat mata, lewat telinga, atau tanpa keduanya. Jika baik menurut mata atau telinga, belum tentu menurut hati. Juga sebaliknya, jika buruk menurut mata dan telinga, belum tentu menurut hati.”

Rasulullah SAW bersabda, “Bertanyalah kepada hatimu”. Hati adalah akar, tempat sesuatu dimulai. Hati adalah energi yang menggerakkan segala aktivitas kehidupan. Jika hati bersih, buah cinta pun akan berbunga surga. Namun, jika hati kotor, cinta pun akan membawa malapetaka.
Perhatikanlah firman Allah SWT, “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

Seseorang yang tidak memiliki cinta, ia tidak akan mampu menikmati indahnya hidup ini. Karena kehidupan dibangun dengan cinta, pondasinya adalah cinta, bangunannya juga cinta, tujuannya pun adalah cinta.



Hendak kemana cinta bermuara?

Mencintai dan dicintai adalah fitrah. Bahkan fitrah itu sendiri adalah cinta. Setiap tarikan nafas, mengandung kalori cinta. Cinta itu bervitamin yang akan menambah stamina tubuh dan jiwa. Terjadinya beberapa macam penyakit, terlebih hati, karena kurangnya unsur cinta.
Perhatikanlah, pohon-pohon yang layu atau jiwa-jiwa yang kering karena kurangnya siraman cinta.
Sebagaimana cinta berawal dari hati, maka ia pun akan senyawa dengan hati. Bahkan, cinta akan segaris lurus dengan keimanan.
Bercinta adalah sebuah seni dalam kehidupan. Level apa pun dalam hidup ini, akan sangat membutuhkan cinta. Sekeras apapun jiwa seseorang, pasti ada cinta yang terpendam dalam lubuk hatinya. Tanpa cinta, kehidupan tak pernah ada.
Cinta harus menjadi lapisan dan inti dari semua gerakan. Citna adalah ruh. Cinta adalah sungai hati dan perasaan yang akan bermuara di samudera keagungan bersama Allah, puncak tertinggi Mahacinta.

Inilah muara cinta,… “keimanan”. Iman yang berdasarkan cinta akan menembus sekat-sekat buruk kemanusiaan dan akan menyingkap tabir-tabir hikmah ketuhanan.


(Sumber: Tauhid Cinta, karya Abdul Muta’ali)

Wassalamu’alaikum

18 October 2008

Betapa Indahnya Berumah Tangga

Karya : Bayu Gautama



Ketika melihat pasangan yang baru menikah, saya suka tersenyum. Bukan apa-apa, saya hanya ikut merasakan kebahagiaan yang berbinar spontan dari wajah-wajah syahdu mereka. Tangan yang saling berkaitan ketika berjalan, tatapan-tatapan penuh makna, bahkan sirat keengganan saat hendak berpisah. Seorang sahabat yang tadinya mahal tersenyum, setelah menikah senyumnya selalu saja mengembang. Ketika saya tanyakan mengapa, singkat dia berujar "Menikahlah! Nanti juga tahu sendiri". Aih...

Menikah adalah sunnah terbaik dari sunnah yang baik itu yang saya baca dalam sebuah buku pernikahan. Jadi ketika seseorang menikah, sungguh ia telah menjalankan sebuah sunnah yang di sukai Nabi. Dalam buku tersebut dikatakan bahwa Allah hanya menyebut nabi-nabi yang menikah dalam kitab-Nya. Hal ini menunjukkan betapa Allah menunjukkan keutamaan pernikahan. Dalam firmannya, "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan Dia menjadikan rasa kasih sayang diantaramu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kalian yang berfikir." (QS. Ar-Rum: 21).

Menikah itu Subhanallah indah, kata Almarhum ayah saya dan hanya bisa dirasakan oleh yang sudah menjalaninya. Ketika sudah menikah, semuanya menjadi begitu jelas, alur ibadah suami dan istri. Beliau mengibaratkan ketika seseorang baru menikah dunia menjadi terang benderang, saat itu kicauan burung terdengar begitu merdu. Sepoi angin dimaknai begitu dalam, makanan yang terhidang selalu saja disantap lezat. Mendung di langit bukan masalah besar. Seolah dunia milik mereka saja, mengapa? karena semuanya dinikmati berdua. Hidup seperti seolah baru dimulai, sejarah keluarga baru saja disusun.

Namun sayang tambahnya, semua itu lambat laun menguap ke angkasa membumbung atau raib ditelan dalamnya bumi. Entahlah saat itu cinta mereka berpendar ke mana. Seiring detik yang berloncatan, seolah cinta mereka juga. Banyak dari pasangan yang akhirnya tidak sampai ke tujuan, tak terhitung pasangan yang terburai kehilangan pegangan, selanjutnya perahu mereka karam sebelum sempat berlabuh di tepian. Bercerai, sebuah amalan yang diperbolehkan tapi sangat dibenci Allah.

Ketika Allah menjalinkan perasaan cinta diantara suami istri, sungguh itu adalah anugerah bertubi yang harus disyukuri. Karena cinta istri kepada suami berbuah ketaatan untuk selalu menjaga kehormatan diri dan keluarga. Dan cinta suami kepada istri menetaskan keinginan melindungi dan membimbingnya sepenuh hati. Lanjutnya kemudian.

Saya jadi ingat, saat itu seorang istri memarahi suaminya habis-habisan, saya yang berada di sana merasa iba melihat sang suami yang terdiam. Padahal ia baru saja pulang kantor, peluh masih membasah, kesegaran pada saat pergi sama sekali tidak nampak, kelelahan begitu lekat di wajah. Hanya karena masalah kecil, emosi istri meledak begitu hebat. Saya kira akan terjadi "perang" hingga bermaksud mengajak anak-anak main di belakang. Tapi ternyata di luar dugaan, suami malah mendaratkan sun sayang penuh mesra di kening sang istri. Istrinya yang sedang berapi-api pun padam, senyum malu-malunya mengembang kemudian dan merdu suaranya bertutur "Maafkan Mama ya Pa..". Gegas ia raih tangan suami dan mendekatkannya juga ke kening, rutinitasnya setiap kali suaminya datang.

Jauh setelah kejadian itu, saya bertanya pada sang suami kenapa ia berbuat demikian. "Saya mencintainya, karena ia istri yang dianugerahkan Allah, karena ia ibu dari anak-anak. Yah karena saya mencintainya" demikian jawabannya.

Ibn Qayyim Al-Jauziah seorang ulama besar, menyebutkan bahwa cinta mempunyai tanda-tanda. Pertama, ketika mereka saling mencintai maka sekali saja mereka tidak akan pernah saling mengkhianati, Mereka akan saling setia senantiasa, memberikan semua komitmen mereka. Kedua, ketika seseorang mencintai, maka dia akan mengutamakan yang dicintainya, seorang istri akan mengutamakan suami dalam keluarga, dan seorang suami tentu saja akan mengutamakan istri dalam hal perlindungan dan nafkahnya. Mereka akan sama-sama saling mengutamakan, tidak ada yang merasa superior. Ketiga, ketika mereka saling mencintai maka sedetikpun mereka tidak akan mau berpisah, lubuk hatinya selalu saling terpaut. Meskipun secara fisik berjauhan, hati mereka seolah selalu tersambung. Ada do'a istrinya agar suami selamat dalam perjalanan dan memperoleh sukses dalam pekerjaan. Ada tengadah jemari istri kepada Allahi supaya suami selalu dalam perlindunganNya, tidak tergelincir. Juga ada ingatan suami yang sedang membanting tulang meraup nafkah halal kepada istri tercinta, sedang apakah gerangan Istrinya, lebih semangatlah ia.

Saudaraku, ketika segala sesuatunya berjalan begitu rumit dalam sebuah rumah tangga, saat-saat cinta tidak lagi menggunung dan menghilang seiring persoalan yang datang silih berganti. Perkenankan saya mengingatkan lagi sebuah hadist nabi. Ada baiknya para istri dan suami menyelami bulir-bulir nasehat berharga dari Nabi Muhammad. Salah satu wasiat Rasulullah yang diucapkannya pada saat-saat terakhir kehidupannya dalam peristiwa haji wada':
"Barang siapa -diantara para suami- bersabar atas perilaku buruk dari istrinya, maka Allah akan memberinya pahala seperti yang Allah berikan kepada Ayyub atas kesabarannya menanggung penderitaan. Dan barang siapa -diantara para istri- bersabar atas perilaku buruk suaminya, maka Allah akan memberinya pahala seperti yang Allah berikan kepada Asiah, istri fir'aun" (HR Nasa-iy dan Ibnu Majah ).

Kepada saudaraku yang baru saja menggenapkan setengah dien, Tak ada salahnya juga untuk saudaraku yang sudah lama mencicipi asam garamnya pernikahan, Patrikan firman Allah dalam ingatan : "...Mereka (para istri) adalah pakaian bagi kalian (para suami) dan kalian adalah pakaian bagi mereka..." (QS. Al-Baqarah:187)

Torehkan hadist ini dalam benak : "Sesungguhnya ketika seorang suami memperhatikan istrinya dan begitu pula dengan istrinya, maka Allah memperhatikan mereka dengan penuh rahmat, manakala suaminya rengkuh telapak tangan istrinya dengan mesra, berguguranlah dosa-dosa suami istri itu dari sela jemarinya" (Diriwayatkan Maisarah bin Ali dari Ar-Rafi' dari Abu Sa'id Alkhudzri r.a)

Kepada sahabat yang baru saja membingkai sebuah keluarga, Kepada para pasutri yang usia rumah tangganya tidak lagi seumur jagung, Ingatlah ketika suami mengharapkan istri berperilaku seperti Khadijah istri Nabi, maka suami juga harus meniru perlakukan Nabi Muhammad kepada para Istrinya. Begitu juga sebaliknya.

Perempuan yang paling mempesona adalah istri yang shalehah, istri yang ketika suami memandangnya pasti menyejukkan mata, ketika suaminya menuntunnya kepada kebaikan maka dengan sepenuh hati dia akan mentaatinya, jua tatkala suami pergi maka dia akan amanah menjaga harta dan kehormatannya. Istri yang tidak silau dengan gemerlap dunia melainkan istri yang selalu bergegas merengkuh setiap kemilau ridha suami.

Lelaki yang berpredikat lelaki terbaik adalah suami yang memuliakan istrinya. Suami yang selalu dan selalu mengukirkan senyuman di wajah istrinya. Suami yang menjadi qawwam istrinya. Suami yang begitu tangguh mencarikan nafkah halal untuk keluarga. Suami yang tak lelah berlemah lembut mengingatkan kesalahan istrinya. Suami yang menjadi seorang nahkoda kapal keluarga, mengarungi samudera agar selamat menuju tepian hakiki "Surga". Dia memegang teguh firman Allah, "Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka..." (QS. At-Tahrim: 6)

Akhirnya, semuanya mudah-mudah tetap berjalan dengan semestinya. Semua berlaku sama seperti permulaan. Tidak kurang, tidak juga berlebihan. Meski riak-riak gelombang mengombang-ambing perahu yang sedang dikayuh, atau karang begitu gigih berdiri menghalangi biduk untuk sampai ketepian. Karakter suami istri demikian, Insya Allah dapat melaluinya dengan hasil baik. Sehingga setiap butir hari yang bergulir akan tetap indah, fajar di ufuk selalu saja tampak merekah. Keduanya menghiasi masa dengan kesyukuran, keduanya berbahtera dengan bekal cinta. Sama seperti syair yang digaungkan Gibran,
Bangun di fajar subuh dengan hati seringan awan
Mensyukuri hari baru penuh sinar kecintaan
Istirahat di terik siang merenungkan puncak getaran cinta
Pulang di kala senja dengan syukur penuh di rongga dada
Kemudian terlena dengan doa bagi yang tercinta dalam sanubari
Dan sebuah nyanyian kesyukuran tersungging di bibir senyuman

Semoga Allah selalu menghimpunkan kalian (yang saling mencintai karena Allah dalam ikatan halal pernikahan) dalam kebaikan. Mudah-mudahan Allah yang maha lembut melimpahkan kepada kalian bening saripati cinta, cinta yang menghangati nafas keluarga, cinta yang menyelamatkan. Semoga Allah memampukan kalian membingkai keluarga sakinah, mawaddah, warrahmah.

Semoga Allah mematrikan helai keikhlasan di setiap gerak dalam keluarga. Jua Allah yang maha menetapkan, mengekalkan ikatan pernikahan tidak hanya di dunia yang serba fana tapi sampai ke sana, the real world "Akhirat". Mudah-mudahan kalian selamat mendayung sampai ketepian.Allahumma Aamiin.

Barakallahu, untuk para pengantin muda. Mudah-mudahan saya mampu mengikuti tapak kalian yang begitu berani mengambil sebuah keputusan besar, yang begitu nyata menandakan ketaqwaan kepada Allah serta ketaatan kepada sunnah Rasul Pilihan. Mudah-mudahan jika giliran saya tiba, tak perlu lagi saya bertanya mengapa teman saya menjadi begitu murah senyum. Karena mungkin saya sudah mampu menemukan jawabannya sendiri.

__________________

Sumber :
http://www.eramuslim.com/



---> aduh…emang deh ya….kalo uda baca cerita atau artikel ttg pernikahan tu bisa membuat semakin besar keinginan di diri ini untuk menjalaninya. Apalagi kalo kita menikah dengan pasangan yang soleh/solehah…Subhanallah :) . Semoga Allah memberikan kemudahan jalan bagiku untuk dapat menggenapkan setengah dien ini dengan niat yang lurus …dan Semoga aja saya cepat mendapatkan pendamping hidup yang soleh dan taat padaMu ya Allah… Amiiin

Semoga tulisan/artikel diatas dapat menjadi masukan dan bahan pertimbangan buat kita semua ya....Insya Allah ^_^

wassalamu'alaikum

15 October 2008

Nasehat yang baik dari Ibu yang bijak

Another advice
Aye demen ni ma nasehat ini…
Menurut aye ini nasehat yang baik dr seorang ibu dlm rangka ngebekalin putrinya yang akan memulai perjalanan rumah tangga nya..
Let’s see..




Ada nasehat yg sangat dalam, yg diambil dari wanita-wanita Arab. Nasehat itu adalah nasehat Umamah binti Harits kepada putrinya, Ummu Iyas binti Auf, pada malam pernikahannya. Diantara nasehat-nasehatnya adalah:

“Putriku, sesungguhnya engaku telah memisahkan dirimu dari “lingkungan” yang darinya engaku keluar. Engkau telah meninggalkan kehidupan yang darinya engkau berkembang. Seandainya seorang perempuan tidak membutuhkan seorang suami, karena kecukupan dari orangtuanya dan kebutuhan orangtua yang sangat pada anaknya, maka engkau engkau menjadi orang yang sangat tidak membutuhkan suami. Namun wanita diciptakan untuk laki-laki dan baginya laki-laki tercipta.

Nasehat yang pertama dan yang kedua adalah: Engkau harus rendah hati dengan senantiasa bersikap menerima dan selalu mendengarkan dan taat kepadanya.

Nasehat yang ketiga dan yang keempat adalah: Hendaklah engkau menjaga kebersihan sesuatu yang kepadanya hidung dan mata suami tertuju. Jangan sampai ia melihat kejelekan ada pada dirimu, dan jangan sampai ia menciummu kecuali engkau dalam keadaan wangi.

Nasehat yang kelima dan yang keenam adalah: Hendaknya engkau selalu siapkan waktu tidur dan makan baginya. Karena kelaparan akan membuatnya garang, dan kekurangan tidur akan membuatnya mudah marah.

Nasehat yang ketujuh dan yang kedelapan adalah: Hendaknya engkau menjaga hartanya, memlihara kehormatan dan putra-putrinya. Dapat mengurus harta adalah sebuah perhitungan yang baik, dan dapat mengurus anak adalah kemampuan mengatur yang baik.

Nasehat yang kesembilan dan yang kesepuluh adalah: Janganlah engkau melanggar perintahnya. Janganlah engkau menyebarkan rahasianya. Jika engkau menentang perintahnya, maka membuat hatinya dongkol. Jika engkau menyebarkan rahasianya, maka engkau tidak bisa menjaga kehormatannya.

Kemudian hendaklah engkau tidak tampak senang dihadapannya mana kala ia sedih. Tidak pula
engkau bersedih ketika ia dalam keadaan berbunga-bunga. “



Wassalamu’alaikum….


(sumber: Aidh al-Qarni, dari bukunya yg berjudul Menjadi Wanita Paling Bahagia)

13 October 2008

Wanita yang bijaksana adalah kehidupan yang bahagia

Assalamu'alaikum...

Suatu hari aye ngbaca buku Aidh al-Qarni yang berjudul Menjadi Wanita Paling Bahagia. Really nice book. Ada banyak hal yang dibahas...dan emang bagus untuk dibaca. Salah satunya yang berikut ini, yang sub judulnya seperti judul blog diatas...Wanita yang bijaksana adalah kehidupan yang bahagia.
Ya..Semoga aja kutipan ini berguna buat kita semua ya…khususnya buat teman-teman yang sudah ber-rumahtangga, dan lebih khusus lagi buat para wanita.
Bagi para wanita yg belum berkeluarga (spt aye...hihi)…ya anggap aja ini seperti nasehat buat kita dalam bersikap terhadap suami kelak ^_^

Mudah-mudahan aja kita dapat menjadi istri yang solehah...Insya Allah ya :)


"Seorang istri harus menyambut suaminya dengan senyuman ramah. Jangan menambah suntuk jika suami sedang banyak masalah. Sebaliknya, ia harus bergegas menyambutnya dan melayani apa yang dibutuhkan suaminya, bagaimanapun keadaan suami, tanpa harus bertanya mengapa bersikap lain dari biasanya.
Jika hatinya telah tenang dan sudah ganti dengan pakaian rumah, biasanya ia akan menjelaskan apa yang sedang terjadi dan dipikirkannya. Kalaupun tidak segera menjelaskan, maka itulah waktunya bagi istri untuk bertanya, dan caranya harus dengan teknik bertanya yang menyenangkan.
Jika seorang istri mampu membantu menyelesaikan masalah suami, maka bersegeralah untuk menghampiri dan membantunya dalam menyelesaikan masalah yang menyusahkan hatinya. Jika sang istri mampu melakukan hal tersebut, itu akan meringankan beban suaminya. Sang suami akan merasakan bahwa di dalam rumahnya terdapat sebuah permata berharga, bahkan lebih berharga dari seluruh permata yang ada di dunia "




Wassalamu'alaikum... :)

09 October 2008

ke- 26 :)


Happy b’day…Met Ultah…Ulfa…Cing Ulfa…mpok Ulfa…..Ufe.., !!
that’s it… ucapan yang aku baca/dengar ketika aku berulang tahun tgl 6 Oktober lalu… ..baik itu ucapan dari keluarga, sahabat, dan juga tmn2ku…. via hp, imel, fs, ato live version (oia, thx buat acara reunian nya ya guys… btw, kue nya enak lho..hehe).
Bgmn perasaanmu Ulfa?? Hehe…ya senang la, karena masih ada jg yg ingat hari ulang tahun ku.
Mungkin itu jg merupakan salah satu wujud perhatian & kasih sayang mereka kpd ku…

Alhamdulillah… :)

Ada Doa yg sangat berkesan buatku…krn bagus bgt, jd terharu deh bacanya…ngbuat aku jd hening. Abis doanya beda sih, dan itu adalah ucapan dan doa pertama yg aku terima. Thx a lot buat sahabatku yg memberikan doa nya itu.

Ulfa...dah Getting older nih…
Byk kejadian2 yg lucu, seru, haru biru, dan jg membosankan....yup...macem2 rasanya. Ntahlah apa lbh byk hal baik ato hal buruk yg aku lakukan selama ini.
Dalam hidup ini ada suka maupun duka yang mengisi hari-hari kita, krn hidup ini ga selamanya berjalan mulus, kadang2 ada aja halangan, yg itu semua jg adalah cobaan yg diberikan Allah buat kita. Yang penting bagaimana kita menyikapinya.
Hidup ini belajar...dunia ini spt sekolah, yg bkn hny 2, 3, 5 ato 9 thn doang. Proses belajar terus kita jalani dan selesainya saat ajal menjemput kita. Ini semua proses belajar yg tujuannya adalah utk mencapai kemuliaan dan ketenangan baik itu hati dan pikiran kita. Dan kita msh perlu banyak belajar dlm hidup ini, krn byk hikmah yang begitu berharga di kehidupan kita. Sebenarnya di keseharian kita byk tjd segala macam kejadian besar ato kecil yang terkadang kita ga sadari, ternyata memiliki nilai-nilai pembelajaran yang mendewasakan kita dlm ngjalani hidup.
Byk diantara kita yg terpuruk memikirkan masa lalu. Masa lalu srg mengingatkan kita akan kebahagiaan yang pernah kita rasakan, yang bisa membuat kita tersenyum saat mengenangnya. Tp bagian didlm masa lalu jg ada serpihan ingatan akan kesalahan yg pernah kita lakukan sehingga kita merasa menyesal, dan bs membuat kita menangis saat mengingatnya.
But remember bro...sis..., masa lalu ga akan pernah mungkin kembali. And that’s a sureness..
Ngayal...hihi..aku jg srg ngelakuinnya. Pasti kamu...elu...ente...jg pernah kan. Ga boleh bilang gak!!...hehe :P.
Future ato masa depan adalah ruang waktu di depan kita yg blm hadir, dan blm jelas kepastiannya. Byk dr kita menunggunya dgn harapan2 & mimpi2 kita.…
Masa depan kdg jg srg membuat kita khawatir dgn begitu byk keraguan, kecemasan, dan ketidakpercayadirian, serta pertanyaan2 apa kita mampu utk mencapainya.
Ga munafik, aku jg srg ngerasa gitu. Masa lalu dan masa depan...yg mmg diluar kendali kita....srg membayangi kita....iye klo efeknya positip ya kagak ape2...nah klo efeknya negatif...nah lho??!! Lbh baik kita jgn lagi sia-siakan diri dengan memikirkan dan merenungi sesuatu yang belum pasti, karena semua itu di luar kendali diri kita……
Kita mmg hrs bisa ngendalikan diri dan pikiran kita yak. hmm...moga2 aje I can do it..
Ya...daripada kita terpuruk akan kesalahan dan mengharap masa lalu bisa kembali, ato terlalu memikirkan masa depan yang belum pasti, mending kita prioritaskan pikiran kita akan hari ini...masa kini...yg mmg sedang kita jalani.
Krn kendalinya tu disini....di masa kini....yg berpengaruh terhadap masa depan. Di saat ini...masa sekarang ini...saatnya kita memperbaiki diri akan kesalahan yg lalu...perbaiki apa yg perlu diperbaiki...dan dgn niat & ikhtiar kita utk memperbaiki diri...Insya Allah...kita lbh tenang dlm ngjalani hidup. Mudah2an nantinya keinginan kita dan kebahagaiaan kita (dunia dan akhirat) bisa kita raih...ya semua nya itu jg atas izin Allah, krn Dia yg maha mengetahui apa yg blm tejadi...dan Dia yg tahu apa yg terbaik utk kita.. Semoga kita bisa slalu istiqomah di jalan Allah ya. Dan bisa ikhlas dan sabar atas ketentuanNya.... Amiiin

I just wanna say,…Alhamdulillah
Smoga saja hari ini dan seterusnya Allah slalu bersamaku, ngebimbing aku utk perlahan2 memperbaiki diri ini utk jd lbh baik lg dr sblmnya.


Thank u so very much buat ortu,kk,adik,ponakan, sahabat, serta semua teman2ku atas ucapan dan doanya.
Ulfa jg mo minta Maaf ya kalo Ulfa banyak salah, khilaf, nyebelin, nyusahin...ato uda bikin kalian ga nyaman.
..Mungkin Ulfa skrg msh blom bisa menjadi spt apa yg kalian harapkan, mudah2an ulfa bisa ngbantu kalian dlm meraih harapan2 kalian ya…Insya Allah :)

Ulfa sayang ama kalian semua :)


Wassalamu’alaikum..